5. Efisiensi Penggunaan Energi
Baterai motor listrik rata-rata mememiliki usia 3 hingga 5 tahun, dengan efisiensi energi mencapai lebih dari 90%. Artinya dari daya yang diisikan, 90% dikonversi menjadi energi yang mendorong motor listrik Anda.
Pada motor konvensional, efisiensi penggunaan energinya hanya ada di kisaran 30%. Energi yang dihasilkan terbuang dalam bentuk panas mesin, dan bahkan bisa menjadi lebih boros saat mesin tidak dirawat.
Memperhitungkan setiap variabel di atas, secara rata-rata dan keseluruhan motor listrik dan motor bensin, gambarannya adalah sebagai berikut:
Pada motor besin yang hemat, BBM yang diperlukan ada di kisaran Rp4,300.000 per tahun, menjadi sekitar Rp21,500.000 selama 5 tahun. Servis dan oli akan menghabiskan biaya sekitar Rp720.000 per tahun, dan ada di angka Rp3,600.000 dalam skala 5 tahun. Perhitungan dua variabel itu sendiri sudah mencapai kisaran Rp25.000.000-an.
Pada motor listrik, pengeluaran untuk pengisian daya ada di kisaran Rp50.000-an per bulan, dikalikan 60 menjadi Rp3.000.000 per 5 tahun. Biaya servis akan sangat minim, sekitar Rp150.000 per tahun dan ada di perkiraan Rp750.000 per tahun. Totalnya ada di kisaran Rp3,750.000 per tahun.
Itu tadi estimasi ongkos operasional motor listrik vs motor bensin jangka waktu 5 tahun. Semoga menjadi gambaran yang berguna, dan selamat melanjutkan kegiatan Anda berikutnya!
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Baca Juga: Update Daftar Harga Motor Kawasaki Terbaru April 2026, Berapa Banderol Ninja 250?
Berita Terkait
-
Update Daftar Harga Motor Kawasaki Terbaru April 2026, Berapa Banderol Ninja 250?
-
Charging Cuma 1,5 Jam? Kenali United RX6000, Motor Listrik Performa Garang untuk Petualang
-
Update Harga Motor Listrik Honda April 2026: Dari ICON e: hingga CUV e:, Cek Spesifikasi Lengkapnya
-
6 Motor Listrik Paling Cocok untuk Jalan Menanjak, Tenaga Besar dan Tetap Irit
-
5 Motor Listrik Ideal untuk GoFood dan ShopeeFood, Mulai Rp11 Jutaan
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Kia Seltos akan Lahir Kembali? Begini Spesifikasi Calon Penantang HR-V Terbaru
-
5 Motor 125cc Paling Murah buat Pelajar: Irit Bensin, Powerful, Perawatan Nggak Nyusahin
-
Benarkah Penjualan Mobil LCGC Menurun? Begini Data 2025 vs 2026
-
Bedah Data: Mobil Terlaris Hyundai Tipe Apa? Ini yang Jadi Tulang Punggungnya
-
Repsol Perkuat Segmen Mobil Premium Lewat Peluncuran GXR Euro
-
Pembuktian Kualitas Pelumas Premium di Medan Ekstrem Samosir dan Danau Toba
-
Repsol Lubricants Indonesia Ramaikan Japanese Bike Fest Dukung Komunitas Motor Klasik
-
Cara Membedakan Mitsubishi Lancer Evo Asli dan Evo Convert Menurut Pakar, Harga 40 Jutaan
-
Penjualan Daihatsu Melonjak 27 Persen pada Juni 2026 Gran Max Jadi Penopang Utama
-
IPONE Perkuat Skena Kustom Culture Indonesia Melalui Ajang Iron Pipe 2026 di Bandung