Otomotif / Mobil
Jum'at, 17 April 2026 | 12:14 WIB
Mobil Listrik Geely EX2 . (Foto: SUARA.COM/Michele Alessandra)
Baca 10 detik
  • Geely mencatat rekor penjualan global sebanyak 709.358 unit pada kuartal pertama 2026 berkat akselerasi elektrifikasi dan ekspansi internasional.
  • Penjualan kendaraan energi baru mendominasi dengan kontribusi sebesar 369.059 unit atau 55 persen dari total penjualan global perusahaan.
  • Geely memperluas pasar di Asia Tenggara dengan menargetkan peningkatan jumlah diler dan penguatan lokalisasi komponen di Indonesia.

Suara.com - Geely Auto Group menunjukkan dominasinya di panggung otomotif dunia dengan mencatat rekor penjualan baru pada kuartal pertama 2026. Perusahaan asal Tiongkok ini berhasil membukukan total penjualan sebanyak 709.358 unit yang didorong oleh percepatan elektrifikasi dan ekspansi internasional yang agresif.

Pada Maret 2026 saja, penjualan kendaraan penumpang Geely mencapai 233.031 unit atau naik 13 persen dari bulan sebelumnya. Segmen kendaraan energi baru atau NEV melalui merek Geely, Zeekr, dan Lynk & Co menyumbang 127.319 unit.

Secara akumulatif, penjualan NEV sepanjang kuartal pertama mencapai 369.059 unit yang setara dengan 55 persen dari total penjualan.

Dalam keterangannya, sektor ekspor juga mencatatkan angka fantastis dengan volume 81.639 unit pada Maret 2026. Angka ini melonjak 120 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Secara keseluruhan, total penjualan di luar Tiongkok mencapai 203.024 unit sepanjang awal tahun ini.

Lini produk Geely NEV menjadi pilar utama dengan pencapaian akumulatif 2 juta unit dalam 37 bulan. Model seperti Geely EX2 menyumbang 40.613 unit, sementara Geely Starray EM-i mencatat 19.938 unit. Di segmen premium, Zeekr membukukan pengiriman 29.318 unit pada Maret, sedangkan Lynk & Co mencatatkan 25.426 unit.

Pasar Asia Tenggara khususnya Indonesia kini menjadi fokus utama ekspansi Geely. Geely EX2 sudah memulai pengiriman perdana di Indonesia dengan total lebih dari 5.000 unit untuk kawasan tersebut.

Di Indonesia sendiri, proses lokalisasi terus diperkuat dengan tingkat komponen dalam negeri atau TKDN mencapai 46,5 persen.

Guna mendukung layanan konsumen, Geely berencana menambah jaringan diler di tanah air dari 45 unit menjadi 80 unit pada akhir tahun 2026. Langkah ini diambil seiring meningkatnya kepercayaan konsumen terhadap teknologi kendaraan listrik yang dibawa oleh Geely ke pasar domestik.

Di Thailand, Geely juga menargetkan peningkatan menjadi 65 diler pada tahun yang sama untuk memperkuat pengalaman merek di kawasan regional.

Baca Juga: Jaecoo J5 EV Laris Manis, Apa Alternatifnya? Ini 5 Mobil Listrik Baru yang Sekaliber

Load More