- Produksi Suzuki Ignis di India dikabarkan berhenti menyusul tren penjualan yang terus menurun.
- Posisi Ignis akan digantikan SUV baru berkode Y43 dengan kabin yang lebih lega.
- Harga calon SUV baru ini diprediksi sangat murah, mulai dari Rp 94 jutaan saja.
Suara.com - Jika Anda mencari mobil murah, Suzuki S-Presso mungkin langsung terlintas di pikiran. Namun, Suzuki rupanya sedang menyiapkan kejutan baru yang harganya diprediksi di bawah Rp 100 juta.
Kabar mengejutkan datang dari India terkait nasib Suzuki Ignis di pasaran. Mengutip Cartoq, Maruti Suzuki dikabarkan telah menghentikan produksi city car bergaya crossover tersebut secara diam-diam.
Penjualan yang lambat dan permintaan yang terus anjlok menjadi alasan utamanya. Bahkan, sumber dealer menyebutkan produksi mobil ini sudah berakhir sejak sebulan lalu.
Pihak dealer di India pun kini sudah berhenti menerima pesanan baru untuk Ignis. Meski begitu, Maruti Suzuki belum merilis pengumuman resmi dan mobil ini masih terpajang di situs mereka.
Calon Pengganti yang Lebih Menggoda
Posisi Ignis di bursa otomotif rupanya tidak akan dibiarkan kosong terlalu lama. Suzuki dilaporkan tengah meracik sebuah SUV kecil baru untuk mengisi celah tersebut.
Proyek mobil baru segmen B ini untuk sementara diberi kode rahasia Y43. Peluncuran perdananya diperkirakan bakal terjadi pada akhir tahun ini atau awal tahun depan.
Merujuk bocoran dari Gaadiwaadi, Y43 akan tampil dengan dimensi bodi yang kompak. Panjangnya sekitar 3,8 meter dengan lebar lebih dari 1,7 meter dan tinggi di atas 1,6 meter.
Ruang Lega dan Mesin Irit
Baca Juga: 5 Motor Listrik Roda 3 Tertutup Mirip Mobil, Baterai Bandel Kuat Jarak Jauh
Meski berstatus mobil mungil, jarak sumbu roda Y43 diprediksi mencapai angka 2,5 meter. Angka ini menjanjikan ruang kabin yang jauh lebih lega dibanding kompetitor di kelasnya.
Urusan dapur pacu, mobil ini kemungkinan memakai mesin bensin tiga silinder 1.200 cc naturally aspirated. Tenaga yang dihasilkan bisa mencapai 80 dk dengan torsi puncak 111,7 Nm.
Suzuki juga dikabarkan akan menyediakan varian bahan bakar CNG yang lebih ekonomis. Opsi hemat bahan bakar ini disebut mampu memuntahkan tenaga sebesar 69 dk.
Siap Saingi Rekan Sendiri?
Daya tarik paling kuat dari proyek Y43 tentu saja ada pada bocoran harganya. Varian terendah kabarnya akan dibanderol mulai Rs 5,25 lakh atau setara Rp 94 jutaan hingga Rp 99 jutaan.
Angka ini tentu sangat menggiurkan jika membandingkannya dengan lini produk Suzuki saat ini. Sebagai perbandingan, harga terendah S-Presso bertransmisi praktis dan super irit (28 km/liter) saja masih berkisar Rp 159 jutaan.
Kehadiran Y43 otomatis akan memperkuat deretan kendaraan ekonomis Suzuki di pasar global. Publik otomotif kini hanya tinggal menunggu waktu apakah SUV super murah ini akan dibawa masuk ke pasar Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
Terkini
-
Uji Rasa Aditya Kwetiau Jambi: 15 Tahun Eksis, Porsinya Bikin Dompet Aman Perut Kenyang!
-
Tiga Penjarah Fasilitas Masjid di Tulang Bawang Berakhir di Tangan Polisi
-
Mimpi Besar Motor Listrik Nasional Dituntut Bukan Sekadar Proyek Seremonial Belaka
-
Ulasan Anggur Kemurkaan: Kisah Tragis Keluarga Joad di Tengah Krisis Amerika
-
Tragedi Rem Blong di Jombang: Truk Seruduk Buruh Pabrik, Dua Nyawa Melayang Seketika
-
Donald Trump Restui Arab Saudi Kembangkan Nuklir
-
Sinopsis 72 Hours, Film Komedi tentang Pesta Bujangan Berujung Kekacauan
-
Dorong Ekonomi Kerakyatan, Danantara Sambangi Nasabah Binaan PNM di Mojokerto
-
Tabel Lengkap Urutan Shio dari Tahun ke Tahun
-
DPR soal Rumor Pengganti Nanik S Deyang: Hak Prerogatif Presiden, Asalkan Jangan Memicu Konflik