Suara.com - Electric Unicycle (EUC) adalah kendaraan pribadi roda satu bertenaga listrik yang populer untuk komuter perkotaan, menawarkan kelincahan dan ramah lingkungan.
Menggunakan teknologi self-balancing, EUC hadir dalam varian suspensi dan non-suspensi dengan kecepatan hingga 45+ km/jam. Harga berkisar dari Rp7 jutaan hingga di atas Rp30 juta.
Cara kerja dan keseimbangan menggunakan teknologi giroskop di motor listrik untuk keseimbangan depan-belakang, sementara keseimbangan kiri-kanan dikontrol oleh pengendara.
Terdapat model non-suspensi dan suspensi untuk berbagai medan. Komponen utama meliputi baterai lithium, motor di velg ban, dan pedal lipat. Beberapa model dilengkapi lampu dan trolley handle untuk memudahkan portabilitas.
Berikut adalah rekomendasi Electric Unicycle (EUC) atau sepeda listrik roda satu yang relatif terjangkau dan cocok untuk komuter (berangkat kerja) di Indonesia.
1. Kingsong 14M (sekitar Rp9 Juta)
Pilihan terbaik untuk pemula (entry-level) yang ingin belajar dengan harga terjangkau. Ukurannya kecil (14 inci), ringan (13 kg), mudah bermanuver, dan dilengkapi troli untuk didorong.
Kecepatan maksimal sekitar 20 km/jam dengan jarak tempuh sekitar 20 km. Dilengkapi motor 800W dan baterai 174Wh-210Wh, EUC ini menempuh kecepatan 20 km/jam, jarak hingga 20-30 km, serta mampu menanjak hingga 25-30 derajat.
Kingsong 14M sangat cocok untuk komuter jarak dekat karena bobotnya yang portabel dan ukurannya yang ringkas.
2. InMotion V5F (sekitar Rp9,9 Juta)
Pilihan populer untuk komuter ringan dan jarak dekat. Ringkas dan lincah untuk lalu lintas padat. InMotion V5F adalah electric unicycle (EUC) ringan dan portabel berukuran 14 inci, ideal untuk komuter kota.
Baca Juga: 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Spesifikasi utamanya mencakup motor 550W, kecepatan maksimal 25 km/jam, jarak tempuh hingga 35-40 km, baterai 320Wh, berat 11,9 kg, dan beban maksimum 120 kg.
InMotion V5F dikenal cocok untuk pemula dan penggunaan harian karena bobotnya yang enteng dan desain yang compact.
3. Begode A2 New Version (sekitar Rp16,9 Juta)
Pilihan menengah dengan spesifikasi lebih tinggi, cocok jika membutuhkan kecepatan lebih dan ketahanan lebih baik dibandingkan tipe entry-level.
Begode A2 (New Version/A2+) adalah electric unicycle (EUC) entri level 15 inci yang andal, menonjolkan ketahanan air (waterproof) yang tinggi dan motor 1000W yang kuat.
Dirancang untuk pemula hingga pengguna harian, A2 menawarkan kecepatan tertinggi sekitar 38-45 km/jam, jangkauan 50-60 km, dan bobot portabel sekitar 19-22 kg.
Versi baru (sering disebut A2+) sering kali menyertakan perbaikan pada motherboard untuk mengatasi masalah cutout pada batch awal, menjadikannya opsi yang lebih stabil.
4. GotWay MTen3 (sekitar Rp13,9 Juta)
EUC mini yang portable dan lincah, cocok untuk jarak tempuh santai. GotWay (kini Begode) MTen3 adalah electric unicycle (EUC) 10-inci yang sangat ringkas dan ringan (sekitar 10-11 kg), didesain untuk portabilitas maksimal.
Motor 800 W yang kuat dikombinasikan dengan baterai 84 V/512 Wh memberikan kecepatan tertinggi hingga 35-40 km/jam, menjadikannya pilihan tangkas untuk penggunaan santai.
Kontributor : Rizky Melinda
Berita Terkait
-
5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
-
Ini Cara Mengecas Sepeda Listrik yang Benar, Cek 5 Rekomendasi Selis Fast Charging Tercepat!
-
Apakah Sepeda Listrik Perlu Membayar Pajak Tahunan? Ini Penjelasannya
-
5 Sepeda Listrik Lipat Murah untuk Anak Sekolah, Lebih Praktis dan Stylish
-
5 Sepeda Lipat Listrik dengan Jarak Tempuh Terjauh, Sekali Cas Kuat hingga 80 Km
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Bekerja untuk Hidup atau Hidup untuk Bekerja? Menggugat Obsesi pada Produktivitas
-
76 Ketua RT dan RW di Pekanbaru Resmi Dilantik, Bakal Ikuti Retret
-
Kasus Febrie Adriansyah Disorot Media Asing: Ujian Serius Pemerintahan Prabowo
-
Mendagri Tito Wisuda 1.404 Praja IPDN, Siap Jadi ASN Profesional dan Berintegritas
-
Inovasi Brownies Mocaf Belimbing, Angkat Potensi Lokal Hingga Naik Kelas Bersama BRI
-
Bank Mandiri Raih Laba Rp30,4 Triliun Berkat Pertumbuhan Kredit
-
Timnas Indonesia Era John Herdman Ingin Akhiri Puasa Gelar 30 Tahun di Piala AFF
-
Kenapa AC Inverter Tidak Dingin Jika Salah Ukuran PK?
-
Gabung Aprilia, Pecco Bagnaia Balas Dendam pada Marc Marquez dan Ducati?
-
Teror Spoiler di Era Streaming: Ketika Menonton Bukan Lagi Soal Menikmati Cerita