- Kiandra Ramadhipa cetak sejarah luar biasa dengan memenangi balapan Jerez meski start dari P17.
- Taktik slipstream dan cutback di tikungan akhir menjadi kunci kemenangan krusial pembalap Indonesia ini.
- Tambahan poin penuh membuat Ramadhipa makin percaya diri menatap seri selanjutnya di Le Mans.
Suara.com - Lagu kebangsaan Indonesia Raya akhirnya berkumandang gagah di Sirkuit Jerez, Spanyol. Ini berkat aksi heroik pembalap Indonesia, Kiandra Ramadhipa, di ajang jalan menuju MotoGP.
Ia keluar sebagai juara Race 2 Red Bull Rookies Cup 2026 pada Minggu (26/4/2026). Kemenangan ini sangat dramatis karena diraih dengan taktik balap yang tak biasa.
Alih-alih menyerah karena memulai balapan dari posisi ke-17, Ramadhipa justru tampil menggila. Mental baja pembalap 16 tahun ini sukses membungkam semua keraguan publik.
Taktik 'Sniper' di Menit Akhir
Strategi cerdas jadi kunci utama kesuksesan rider bernomor 32 ini. Ia merangkak naik satu per satu sambil menjaga kondisi ban tetap optimal.
Saat rivalnya sibuk menyalip dari sisi dalam dengan pengereman tajam, Ramadhipa memilih jalur berbeda. Ia mempertahankan kecepatan maksimal dan memotong dari sisi luar.
"Di lap terakhir, saya melihat bisa melakukan slipstream di sektor paling akhir," ujar Kiandra dikutip laman Red Bull.
"Sebelum tikungan akhir, saya melihat mereka semua di kiri dan saya berpikir, 'ambil kanan'," sambung pembalap asal Sleman tersebut.
"Saya berusaha untuk tidak mengerem telat, jadi tidak membuat motor berhenti sepenuhnya," tambahnya lagi membongkar strateginya.
Baca Juga: Kondisi Marc Marquez usai Terlempar ke Gravel di MotoGP Spanyol
"Saya berusaha membuat jalur yang sempurna melakukan cutback di detik-detik akhir, dan mempercepat laju menuju garis finis."
"Saya berhasil meraih kemenangan pertama di Rookies Cup," pungkas Ramadhipa meluapkan kegembiraannya.
Deretan Fakta Menarik Kemenangan Kiandra
Ada sudut pandang unik dari kemenangan sensasional pembalap kelahiran 4 Desember 2009 ini. Berikut deretan fakta menarik di balik podium puncak Jerez:
1. Comeback Paling Epik: Start dari barisan belakang (P17) sama sekali bukan rintangan baginya. Ia menyentuh garis finis terdepan dengan total waktu 25 menit 48,363 detik.
2. Penebusan Kegagalan: Kemenangan di Race 2 ini ibarat ajang balas dendam manis. Sebelumnya, ia hanya mampu finis di posisi ketujuh pada Race 1.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
- Syifa Hadju Anak Siapa? Ayah Kandung Dikabarkan Siap Jadi Wali Nikah
Pilihan
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
-
Profil Mohammad Jumhur Hidayat, Aktivis Buruh yang Kini Jadi Menteri Lingkungan Hidup
-
Prabowo Kocok Ulang Kabinet: Jumhur Hidayat Dilantik Jadi Menteri LH hingga Dudung Jabat Kepala KSP
-
Jumhur Hidayat Tiba di Istana Dikabarkan Jadi Menteri LH: Banyak Tugas, Harus Kerja Keras
Terkini
-
Bawa Layar Canggih dan Dashcam, Potret Pesaing Kuat Honda ADV160 Punya Mesin Lebih Bertenaga
-
6 Motor Sekelas Yamaha Vixion yang Harganya Terjun Bebas: Layak Dibeli di 2026, Ada yang 4 Jutaan
-
Takut Pertamax Naik? 5 Mobil Irit Lolos Pertalite Ini Bikin Dompet Tentram Hidup Cuan
-
Mobil Listrik Murah BYD Atto 1 Sekarang Adopsi Teknologi Otonom Mewah, Jarak Tempuh Tembus 500 KM
-
Motor Listrik dengan Baterai Solid State Apa Saja? Ini 4 Pilihan Terbaik
-
Cara Cepat Kembalikan Barcode MyPertamina yang Terhapus, Kendala SPBU Langsung Tuntas
-
Biaya Layanan Towing saat Mobil Mogok di Jalan Tanpa Harus Bayar Mahal
-
Cara Cek Kondisi Injektor Mobil Diesel Bekas, Wajib Diperiksa Sebelum Beli
-
LEPAS Siap Ramaikan Pasar Mobil Listrik Indonesia Lewat Debut Global di Auto China 2026
-
Apa Penyebab Sunroof Mobil Bocor? Masalahnya Bukan Cuma di Seal