- TMMIN bekerja sama dengan CATL menginvestasikan Rp1,3 triliun untuk memproduksi sel dan modul baterai hybrid di Karawang mulai 2026.
- Produksi baterai secara lokal di Indonesia diproyeksikan mampu meningkatkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) hingga mencapai angka 80 persen.
- Fasilitas produksi di Karawang akan memenuhi kebutuhan domestik sekaligus melayani pasar ekspor untuk memperkuat rantai pasok global Toyota.
Suara.com - Industri otomotif Indonesia memasuki babak baru. Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) resmi mengumumkan kerja sama strategis dengan raksasa baterai asal China, CATL, untuk memproduksi baterai mobil hybrid di dalam negeri.
Langkah ini bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan domestik, tapi juga menargetkan ekspor ke pasar global mulai paruh kedua 2026, menurut laporan Car News China.
Investasi Besar untuk Produksi Lokal
Proyek ini merupakan bagian dari investasi senilai Rp1,3 triliun (sekitar USD 75,8 juta) yang digelontorkan TMMIN. Fokusnya adalah produksi sel dan modul baterai hybrid, yang selama ini masih diimpor.
Dengan adanya fasilitas baru, Indonesia akan menjadi salah satu basis produksi penting dalam rantai pasok Toyota di Asia.
Presiden Direktur TMMIN, Nandi Julyanto, menegaskan bahwa produksi lokal akan meningkatkan kandungan komponen dalam negeri.
Jika sebelumnya kandungan lokal baterai hanya sekitar 8% karena terbatas pada perakitan, maka dengan produksi sel dan modul, angka itu bisa melonjak hingga 80%.
Pusat Produksi di Karawang
Saat ini, TMMIN sudah memiliki lini produksi baterai di pabrik Karawang untuk model hybrid seperti Toyota Kijang Innova Zenix HEV, Veloz HEV, dan Yaris Cross HEV.
Baca Juga: Terpopuler: 5 Mobil yang Bisa Pakai Pertalite, Motor Irit Bensin Alternatif Motor Listrik
Dengan dukungan CATL, kapasitas produksi akan diperluas dari sekadar perakitan pack menjadi manufaktur penuh sel dan modul baterai.
Selain memenuhi kebutuhan domestik, baterai hasil produksi Karawang juga akan diekspor dalam bentuk pack lengkap maupun komponen.
Hal ini memperkuat posisi Indonesia sebagai pemain penting dalam rantai pasok global Toyota.
Program ini tidak hanya mendukung industri otomotif, tapi juga sektor hulu. CATL sebelumnya sudah memulai proyek besar di Karawang bersama Indonesia Battery Corp dan PT Aneka Tambang, termasuk tambang nikel, smelter, dan pabrik precursor baterai.
Dengan kapasitas tahunan 15 GWh, proyek ini akan memastikan pasokan bahan baku lokal untuk mendukung produksi baterai.
Pasar Hybrid di Indonesia Terus Tumbuh
Berita Terkait
-
Terpopuler: Penyebab Mobil Mogok di Rel Kereta Api, Taksi Green SM Punya Siapa?
-
Tragedi KRL vs VinFast: Fitur Canggih Mobil Listrik yang Bikin Roda Terkunci Otomatis?
-
5 Rekomendasi Mobil Listrik yang Paling Aman untuk Taksi Online, Minim Insiden Mogok di Jalan
-
Seberapa Aman Beralih dari Dexlite ke Biosolar untuk Pengguna Mobil Diesel?
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123