- Menteri PPPA tuai kritik usai sarankan pindah gerbong wanita KRL ke area tengah.
- Pernyataan soal keselamatan KRL kontras dengan selera garasi mobil macho milik sang menteri.
- Total harta kekayaan Arifah Fauzi capai Rp12,5 miliar lebih menurut catatan resmi LHKPN.
Suara.com - Tragedi tabrakan Argo Bromo Anggrek dan KRL di Bekasi membuat Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi disorot, hingga publik penasaran dengan kekayaan serta isi garasi miliknya. Pernyataannya yang kontroversial memicu pencarian rekam jejak hartanya di dunia maya secara masif.
Usulan sang menteri agar perempuan dilindungi di gerbong tengah kereta menuai banyak kritik tajam. Namun, karakter protektif dalam usulannya ternyata bertolak belakang dengan selera otomotifnya yang sangat macho.
Berdasarkan data resmi LHKPN, garasi rumahnya tidak hanya berisi mobil keluarga nan mewah. Ia ternyata menyimpan sebuah Toyota Land Cruiser klasik yang identik dengan ketangguhan ekstra di jalanan.
Kecelakaan maut pada Senin malam, 27 April 2026, itu memang sangat memilukan bagi banyak pihak. Insiden tragis tersebut merenggut 15 korban jiwa dan melukai 84 penumpang lainnya.
Mayoritas korban meninggal adalah perempuan yang berada di gerbong khusus paling belakang. Fakta memilukan inilah yang memicu reaksi spontan dari Menteri PPPA Arifah Fauzi.
Polemik Geser Gerbong KRL
Arifah Fauzi langsung meninjau kondisi para korban luka di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid. Ia lantas mendesak PT KAI untuk mengubah tata letak penumpang demi alasan keamanan.
"Tadi, kalau tadi kita ngobrol dengan KAI itu kenapa ditaruh di paling depan, paling belakang, supaya tidak terjadi rebutan."
"Tapi dengan peristiwa ini, kita mengusulkan kalau bisa yang perempuan itu ditaruh di tengah, Jadi yang laki-laki di ujung, yang iya, depan belakang itu laki-laki, jadi yang perempuan di tengah gitu." ungkapnya.
Baca Juga: Mayoritas Daycare Belum Berizin, Menteri PPPA Soroti Minimnya Standar dan Risiko bagi Anak
Banyak pakar transportasi menilai pemindahan gerbong bukanlah solusi tepat untuk mencegah kecelakaan kereta api. Netizen bahkan menganggap usulan ini tidak etis karena mengabaikan hak keselamatan penumpang pria.
Harta Tanah Melimpah dan Koleksi Mobil Macho
Terlepas dari polemik tersebut, transparansi harta pejabat publik selalu menarik untuk disimak. Berdasarkan laporan LHKPN per 31 Desember 2025, total kekayaannya menembus angka yang fantastis.
Harta bersih sang menteri tercatat mencapai Rp12.588.476.672 secara keseluruhan. Sebagian besar asetnya didominasi oleh investasi tanah dan bangunan di berbagai wilayah.
Ia menguasai belasan aset properti bernilai total Rp6,92 miliar yang tersebar di lokasi strategis. Lahan tersebut berada di Pati, Bantul, Pandeglang, Bogor, hingga wilayah Depok.
Lalu, bagaimana dengan aset kendaraan di garasi sang menteri yang memicu rasa penasaran? Total nilai alat transportasi dan mesin yang dimilikinya menyentuh angka Rp1.624.002.000.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Terdampak kemarau, Ratusan Titik di Banten Kekurangan Air Bersih
-
Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Bantah Ada Penyimpangan Anggaran
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA