- Honda menarik 100 ribu unit kendaraan di Amerika Serikat karena kerusakan sensor airbag yang berisiko membahayakan keselamatan penumpang depan.
- Kerusakan sensor akibat pergantian material pemasok menyebabkan airbag mengembang tidak tepat sehingga membahayakan individu berukuran tubuh kecil saat benturan.
- Pemilik model terdampak akan menerima surat pemberitahuan mulai Juli 2026 untuk melakukan perbaikan gratis di diler resmi Honda atau Acura.
Suara.com - Honda kembali menghadapi rapor merah terkait aspek keselamatan setelah mengumumkan perluasan penarikan kembali (recall) di Amerika Serikat. Kali ini sekitar 100 ribu unit kendaraan Honda dan Acura terdeteksi mengalami cacat pada komponen airbag yang berisiko membahayakan nyawa penumpang di kabin depan.
Berdasarkan data National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) masalah utama terletak pada sensor berat penumpang di kursi depan yang rentan mengalami keretakan serta korsleting. Kerusakan teknis tersebut memicu potensi airbag depan serta airbag lutut mengembang secara tidak tepat saat terjadi benturan. Kondisi ini sangat fatal bagi kategori penumpang tertentu yang seharusnya mendapatkan perlindungan khusus.
Sistem airbag modern seharusnya bekerja menyesuaikan ukuran dan bobot tubuh penumpang. Pada kasus anak-anak atau individu bertubuh kecil airbag idealnya tidak aktif demi meminimalisir risiko cedera parah akibat hantaman bantalan udara yang terlalu keras. Investigasi internal mengungkap bahwa masalah ini muncul akibat penggantian material dasar pada papan sirkuit sensor oleh pihak pemasok setelah terjadinya gangguan produksi akibat bencana alam.
Model populer seperti Honda Accord produksi 2016 hingga 2022 beserta varian Hybrid masuk dalam daftar penarikan besar-besaran ini. Model lain yang terdampak meliputi Honda Civic, CR-V, Odyssey, hingga lini premium Acura seperti MDX dan TLX. Penambahan unit terbaru ini membuat total kendaraan yang harus diperbaiki kini mendekati angka 850 ribu unit di seluruh wilayah Amerika Serikat.
Honda mencatat sudah ada lebih dari 200 klaim garansi terkait masalah teknis tersebut. Para pemilik kendaraan dijadwalkan menerima surat pemberitahuan resmi mulai awal Juli 2026 untuk segera melakukan perbaikan di diler resmi Honda atau Acura tanpa dipungut biaya. Kampanye ini menjadi pengingat keras bahwa masalah komponen dari pihak ketiga masih menjadi tantangan besar bagi produsen otomotif global dalam menjamin keamanan produk massal mereka di pasar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Banjir Keluhan Mitra hingga Ancaman Gebok Nasional, BGN Buka Suara Tata Kelola MBG
-
Tak Perlu AC, 3 Review Kipas Angin Berdiri Awet Ini Bisa Bikin Ruangan Sejuk Seketika
-
Parfum Mykonos Monaco Royale Tahan Berapa Jam? Ini Ulasan dari Pengguna
-
Demi Tembus Oscar, Avatar Aang Dipersiapkan Tayang Terbatas di Bioskop
-
Bedak Apa yang Cocok untuk Kulit Sensitif? Ini 5 Rekomendasi Produknya
-
5 Tips Meletakkan Sepatu di Rumah Menurut Feng Shui agar Rezeki Tidak Seret
-
3 Zodiak Paling Beruntung Hari Ini 18 Juli 2026, Rezeki dan Peluang Menghampiri
-
Psikologi Suporter: Mengapa Kita Membenci Tim Lawan Tanpa Alasan?
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya