Otomotif / Mobil
Senin, 08 Juni 2026 | 11:24 WIB
Teaser Mitsubishi Pajero terbaru. (Mitsubishi Global)
Baca 10 detik
  • Mitsubishi berencana meluncurkan 13 model baru berteknologi elektrifikasi hingga tahun fiskal 2032 guna memperkuat posisi pasar global.
  • Perusahaan menggandeng mitra strategis seperti Nissan dan Foxconn untuk pengembangan kendaraan listrik, pickup, serta SUV secara kolaboratif.
  • Inovasi mesin hybrid berefisiensi tinggi dan penggunaan kecerdasan buatan diterapkan untuk mempercepat proses pengembangan produk baru tersebut.

Suara.com - Mitsubishi mengumumkan rencana besar: 13 model baru akan meluncur dalam enam tahun ke depan. Di antaranya ada Pajero versi mini, Xpander generasi terbaru, hingga mobil listrik hasil kolaborasi dengan Nissan dan Foxconn.

Menurut catatan Carscoops, semua model baru ini akan mengusung teknologi elektrifikasi, baik hybrid maupun plug-in hybrid, bahkan ada yang full EV.

Pabrikan Jepang ini bekerja sama dengan sejumlah mitra besar. Nissan akan menjadi partner utama, termasuk dalam proyek pickup global dan kei car.

Foxconn ikut ambil bagian dalam pengembangan SUV listrik. Mitsubishi sendiri menegaskan bahwa mereka sedang mengembangkan mesin hybrid dan plug-in hybrid dengan efisiensi termal 48 persen, yang akan dipakai di seluruh model baru.

Xpander terbaru meluncur kapan?

Rangkaian peluncuran akan berlangsung hingga tahun fiskal 2032. Pajero baru dijadwalkan hadir pada musim gugur 2026, sementara Xpander generasi terbaru akan meluncur di pasar ASEAN dalam beberapa tahun mendatang.

Mitsubishi juga mempercepat proses pengembangan dari 45 bulan menjadi 36 bulan berkat pemanfaatan AI dan digitalisasi.

Mitsubishi Xpander. (mitsubishi)

Pajero flagship akan hadir secara global, termasuk Amerika Utara dengan nama Montero. Pajero mini kemungkinan besar menyasar pasar Jepang, masuk ke segmen kei car.

Xpander generasi terbaru jelas ditujukan untuk pasar ASEAN, termasuk Indonesia. Sementara EV hasil kolaborasi dengan Nissan dan Foxconn akan dipasarkan di Eropa dan Tiongkok, mengikuti regulasi ketat emisi.

Baca Juga: 9 SUV 1500cc Harga Mirip Honda Brio RS Baru, Ada yang Turbo hingga Sebandel Avanza

Strategi ini dilakukan untuk menghadapi persaingan ketat dari produsen baru dan menjaga relevansi di era elektrifikasi.

Dengan memperluas lini produk, Mitsubishi ingin memanfaatkan momentum pasar SUV dan MPV yang terus tumbuh, sekaligus memperkuat posisi di segmen mobil listrik. Pajero mini dan Xpander hybrid diharapkan jadi tulang punggung penjualan di Asia.

Mitsubishi Pajero generasi awal. (Mitsubishi Global)

Mitsubishi mengandalkan kombinasi:

  • Elektrifikasi penuh: 5 model hybrid, 5 plug-in hybrid, dan 3 BEV.
  • Kolaborasi global: Nissan untuk pickup dan kei car, Foxconn untuk SUV listrik.
  • Teknologi baru: mesin hybrid dengan efisiensi 48 persen, serta pemanfaatan AI untuk mempercepat pengembangan.
  • Diversifikasi produk: dari SUV ladder-frame seperti Pajero, MPV seperti Xpander, hingga coupe-SUV listrik berbasis Nissan Leaf.

Bagi konsumen Indonesia, kabar paling menarik tentu hadirnya Xpander generasi terbaru dengan teknologi hybrid.

Pajero mini juga bisa jadi opsi menarik bagi mereka yang ingin SUV kompak dengan harga lebih terjangkau, tetapi tidak jelas apakah mobil ini akan masuk Indonesia.

Bocoran Mitsubishi Xpander baru. (Carscoops)

Load More