- Kawasaki meluncurkan motor Barako III dengan mesin 177cc injeksi yang bertenaga untuk menunjang aktivitas operasional harian secara efisien.
- Rangka semi double cradle yang kokoh serta sproket besar dirancang khusus untuk meningkatkan daya angkut beban berat.
- Motor ini dipasarkan mulai harga 29 jutaan rupiah dengan fitur keselamatan modern serta panel instrumen yang lebih informatif.
Suara.com - Bagi pecinta motor yang tumbuh di era kejayaan motor-motor "pekerja keras" seperti Honda GL Pro, rasanya motor dengan tampilan sederhana namun bertenaga selalu punya tempat spesial di hati.
Kini, Kawasaki menghadirkan sesuatu yang bisa dibilang sebagai pewaris semangat tersebut melalui produk terbarunya, Kawasaki Barako III.
Motor ini hadir bukan sekadar untuk bergaya, melainkan untuk membuktikan bahwa ketangguhan khas motor klasik bisa berpadu sempurna dengan teknologi modern masa kini.
Daya tarik utama dari Kawasaki Barako III terletak pada sektor dapur pacunya. Motor ini mengusung mesin 177cc, 4-Stroke, SOHC yang kini sudah dibekali dengan sistem Fuel Injection (FI).
Penggunaan teknologi injeksi ini merupakan lompatan besar karena membuat mesin jauh lebih stabil saat posisi diam atau idling serta meningkatkan efisiensi konsumsi bahan bakar secara signifikan.
Dengan tenaga maksimal mencapai 13,54 HP pada 8.000 rpm dan torsi 13,7 N.M pada 6.000 rpm, Barako III menjanjikan performa yang sangat mumpuni untuk penggunaan harian maupun beban berat.
Satu hal yang membuat motor ini layak menyandang status sebagai penantang tangguh adalah detail teknisnya yang dipikirkan matang-matang untuk kebutuhan operasional.
Kawasaki menyematkan sproket belakang yang lebih besar pada Barako III. Perubahan rasio gigi akhir ini bertujuan untuk meningkatkan tenaga tarik atau pulling power, terutama saat motor harus membawa beban berat seperti modifikasi sidecar atau saat melewati medan jalan yang berbukit dan menanjak.
Dari sisi rangka, Kawasaki Barako III tidak main-main dalam urusan ketahanan. Motor ini menggunakan desain rangka semi double cradle yang telah ditingkatkan kekakuannya melalui penggunaan komponen baru yang lebih kuat.
Baca Juga: Amankah Ganti Pertamax ke Pertalite untuk Motor Matic? Intip Penjelasannya
Kekuatan rangka ini sangat penting bagi pengendara di rentang usia produktif yang sering kali menggunakan motor sebagai alat transportasi utama dalam bekerja.
Selain itu, desain tangki bahan bakar barunya kini tampak lebih tajam atau edgy dengan kapasitas mencapai 12 liter.
Kapasitas yang cukup besar ini memastikan pengendara bisa menempuh jarak yang lebih jauh sebelum harus kembali mengantre di pom bensin.
Kenyamanan pengendara juga diperhatikan melalui pembaruan pada panel instrumen. Tampilan barunya kini terlihat jauh lebih bersih dengan lampu latar yang lebih terang, sehingga informasi tetap mudah dibaca dalam berbagai kondisi cahaya.
Menariknya, panel ini juga dilengkapi dengan indikator pengecekan FI untuk mempermudah perawatan rutin. Keamanan juga ditingkatkan dengan adanya fitur down sensor, lampu depan AHO (Automatic Headlight On) yang lebih terang, serta lampu sein yang sudah memiliki fungsi lampu hazard.
Dengan segala fitur terkini dan spesifikasi yang tangguh tersebut, Kawasaki Barako III dibanderol dengan harga mulai dari 96.500 Peso untuk tipe kick start hingga 101.000 Peso untuk tipe electric start.
Jika dikonversikan ke dalam mata uang kita, harga tersebut berkisar di angka 29 jutaan rupiah.
Namun perlu dicatat bahwa motor ini baru ada di Filipina dan belum ada tanda-tanda hadir di Indonesia.
Berita Terkait
-
Amankah Ganti Pertamax ke Pertalite untuk Motor Matic? Intip Penjelasannya
-
5 Motor Listrik untuk Ngantor: Harga Under 20 Juta, Jarak Tempuh Tembus 60 Km
-
6 Motor Honda yang Irit dan Bisa Pakai Pertalite saat Harga Pertamax Melambung
-
Pertamax Meroket Rp 16.250, Segini Modal "Nyesek" Isi Full Tank NMax Turbo Demi Performa Gahar
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
- 4 Zodiak yang Diprediksi Hidup Lebih Tenang dan Damai di Akhir Juli 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Merawat Nyala Wayang Palembang, Warisan Kesultanan yang Menjadi Ruang Belajar Generasi Muda
-
Promo Spesial BRI, Makan Enak di Ramen Girl Dapat Potongan Harga!
-
Usut Bentrokan Menteng, Polisi Dalami Peran 15 Orang yang Diamankan
-
Back-to-Back Juara! Kemenangan Fajar/Fikri di China Open 2026 Jadin Titik Balik Ganda Putra RI
-
Undang Wapres Hingga Dedi Mulyadi, Festival Merah Putih Kota Bogor Siap Digelar 9 Agustus
-
Kapitra Ampera Sebut Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Maling Gede
-
Misi Lahirkan Srikandi Baru, Kejurnas Panahan Junior 2026 Diikuti 906 Atlet dari 29 Provinsi
-
Penyelundupan Sabu 2 Kg dari Aceh ke Jakarta Gagal di Bandara Pekanbaru
-
Mencekam! Buaya Situ Habibi Sukabumi Terekam Menerkam Anak Sapi di Depan Wisatawan
-
Hari Mangrove Sedunia, Kilang Plaju Perkuat Komitmen Lestarikan Ekosistem Pesisir