-
Bajaj x Adira permudah kepemilikan kendaraan roda tiga di Yogyakarta, Semarang, dan Solo.
-
Kolaborasi ini dorong ekonomi lokal lewat pembiayaan terjangkau dan akses lebih luas.
-
Dukungan Adira Finance bantu pengemudi naik kelas dengan peluang menambah armada dan pendapatan.
Suara.com - Bajaj Indonesia resmi menjalin kerja sama strategis dengan Adira Finance melalui acara Networking Night Bajaj x Adira yang dirangkaikan dengan prosesi penandatanganan kerja sama di Yogyakarta.
Kolaborasi ini ditujukan untuk memperluas akses kepemilikan kendaraan Bajaj bagi masyarakat, pelaku usaha, dan mitra pengemudi di Yogyakarta, Semarang, dan Solo.
General Manager Bajaj Indonesia, Antonio Gratiano, menegaskan kerja sama ini menjadi langkah penting mempercepat pertumbuhan ekosistem kendaraan roda tiga di Indonesia.
“Kendaraan Bajaj punya potensi besar sebagai solusi mobilitas dan usaha produktif. Dengan dukungan pembiayaan dari Adira Finance, kami berharap semakin banyak masyarakat bisa memiliki unit Bajaj dan merasakan manfaat ekonominya,” ujarnya, di Hotel Grand Keisha, Jumat (12/6).
Hal senada disampaikan General Manager Business Head Bajaj Indonesia, Budi Dirgantoro.
“Yogyakarta, Semarang, dan Solo punya potensi pertumbuhan besar. Dengan pembiayaan Adira Finance, kami optimistis akses masyarakat terhadap kendaraan Bajaj akan semakin mudah,” kata Budi.
Pihak Adira Finance, Regional Manager Jateng, Budhi Asmanta Sultan Pasima, menekankan komitmen perusahaan menghadirkan solusi pembiayaan yang cepat dan terjangkau.
“Bajaj bukan sekadar kendaraan, tapi sarana produktif yang bisa membantu masyarakat meningkatkan pendapatan. Kami ingin semakin banyak pelaku usaha mikro di Jawa Tengah dan DIY bisa naik kelas lewat kepemilikan Bajaj,” jelasnya.
Optimisme juga datang dari para pengemudi. Joko Susantyo, salah satu driver Bajaj, menyebut kerja sama ini membuka peluang besar bagi rekan-rekan pengemudi.
Baca Juga: Indonesia Insurance Summit 2026: Terungkap Tantangan Ganda Asuransi di Indonesia
“Banyak teman ingin punya unit sendiri tapi terkendala modal. Dengan pembiayaan Adira, kesempatan itu jadi lebih terbuka. Harapannya driver bisa naik kelas dan pendapatan meningkat,” tutur Joko.
Melalui kerja sama ini, Bajaj Indonesia dan Adira Finance berharap dapat memperkuat ekosistem kendaraan roda tiga sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Sinergi keduanya diyakini mampu menciptakan lapangan kerja baru, memperkuat usaha mikro, serta meningkatkan mobilitas masyarakat di Jawa Tengah dan DIY.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Terdampak kemarau, Ratusan Titik di Banten Kekurangan Air Bersih
-
Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Bantah Ada Penyimpangan Anggaran
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA