- Penyebab Kebocoran: Modifikasi mendadak pemasangan sunroof di atap lapis baja pada H-3 jelang pelantikan.
- Suspensi Keras: Wajar terjadi karena basisnya adalah rantis militer penopang pelat baja antipeluru yang tebal.
- Komitmen Nasionalisme: Meski sempat bocor dan keras, Presiden Prabowo tetap menggunakan mobil Pindad demi nasionalisme.
Suspensi ini dirancang dengan tingkat kekakuan (stiffness) tinggi agar mampu menopang bobot ekstrem dari pelat baja antipeluru (balistik) dan melibas medan off-road, bukan difokuskan untuk meredam guncangan (body roll) layaknya sedan mewah Eropa yang umumnya dibekali air suspension.
Mengubah karakter suspensi militer menjadi senyaman limosin VVIP tentu menjadi pekerjaan rumah yang menantang bagi tim Research and Development (R&D) Pindad.
Nasionalisme di Atas Segalanya
Berbagai masukan langsung dari Presiden selaku pengguna diakui Pindad sebagai feedback berharga untuk melakukan kalibrasi dan inovasi produk ke depan.
Menariknya, meski sempat kehujanan dan merasakan bantingan suspensi yang keras, komitmen Presiden Prabowo terhadap produk dalam negeri tidak surut. Ia menegaskan akan tetap mempertahankan kendaraan racikan anak bangsa tersebut sebagai mobil operasional utamanya.
"Demi nasionalisme, saya tetap pakai mobil ini," tegas Prabowo. Sebuah langkah nyata bahwa menyempurnakan industri otomotif lokal harus dimulai dari keberanian untuk menggunakannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123