Otomotif / Mobil
Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:05 WIB
Mitsubishi Kuda. (Suara.com x Gemini AI)
Baca 10 detik
  • Mitsubishi Kuda resmi dipasarkan di Indonesia sejak 1999 hingga 2005 sebagai kendaraan serbaguna yang bertenaga dan tangguh.
  • Mobil ini menawarkan performa kecepatan serta kenyamanan suspensi yang unggul dibandingkan para kompetitor pada zamannya di Indonesia.
  • Pemilik harus memperhatikan biaya operasional tinggi karena harga suku cadang orisinal yang mahal dan konsumsi bahan bakar.

Suara.com - Sejak pertama kali mengaspal di Indonesia pada Maret 1999, Mitsubishi Kuda hadir sebagai penantang serius bagi dominasi Toyota Kijang dan Isuzu Panther.

Mobil yang lahir dari kolaborasi Mitsubishi Motors dan China Motor Corporation ini dirancang sebagai kendaraan serbaguna yang tangguh.

Meski masa produksinya tergolong singkat dan berakhir pada tahun 2005, Mitsubishi Kuda tetap meninggalkan kesan mendalam bagi pecintanya sebagai mobil bekas MPV yang bertenaga.

Hingga tahun 2026 ini, unit bekasnya masih menjadi perbincangan hangat di kalangan pencinta mobil tua karena menawarkan performa yang sering kali dianggap di atas para kompetitor di zamannya.

Kamal, seorang mekanik dari bengkel Kafka di Bogor, membagikan pengalamannya menangani mobil yang sering dijuluki sebagai "Pajero Sport versi hemat" ini.

Dalam sebuah sesi diskusi bersama influencer otomotif, Denkus Channel, Kamal mengakui bahwa Mitsubishi Kuda memiliki keunggulan telak dalam hal kecepatan dan kenyamanan suspensi dibandingkan Kijang atau Panther.

Ia menceritakan pengalamannya memacu mobil ini hingga menyentuh angka 180 km/jam di speedometer dengan kondisi kendaraan yang tetap stabil.

Hal ini sangat kontras dengan Kijang Kapsul yang menurutnya sudah mulai terasa tidak stabil saat dipacu pada kecepatan 160 km/jam.

Namun, Kamal juga memberikan catatan penting mengenai biaya operasional.

Baca Juga: BMW 318i E46 Rewel? Harga Sepertiganya Brio RS Baru, Cek Kata Pakar Sebelum Beli

"Intinya kalau mau yang nyaman jangan takut ngeluarin uang lebih," ungkap Kamal.

Ia menjelaskan bahwa meskipun mesinnya sangat kuat, suku cadang Mitsubishi Kuda cenderung lebih mahal karena jarang tersedia versi murah atau aftermarket-nya.

Sebagian besar suku cadang yang tersedia di pasar adalah komponen orisinal yang harganya bisa membuat pemiliknya cukup menguras kantong.

Selain itu, ia juga menekankan bahwa pemilik harus siap dengan konsumsi bahan bakarnya yang cukup tinggi.

Spesifikasi, fitur, harga dan performa Mitsubishi Kuda

Ilustrasi Mitsubishi Kuda. (Suara.com x Gemini AI)

Membahas spesifikasi, Mitsubishi Kuda hadir dengan tiga pilihan dapur pacu yang diadopsi dari mesin legendaris Mitsubishi lainnya. Ada varian bensin 1.6L dengan sistem karburator yang mampu menghasilkan tenaga 105 PS.

Load More