- Pasar motor bekas di Jakarta pada April 2026 menawarkan Honda Genio dan Yamaha Fino sebagai opsi transportasi terjangkau.
- Harga Honda Genio berkisar Rp10 hingga Rp18 jutaan, sedangkan Yamaha Fino dibanderol mulai Rp7,5 hingga Rp13 jutaan.
- Honda Genio unggul dalam efisiensi bahan bakar dan bagasi, sementara Yamaha Fino menawarkan performa mesin lebih bertenaga.
Suara.com - Siapa yang tidak terpikat dengan tampilan motor matic bergaya retro-modern yang kini menjamur di jalanan kota besar.
Para pekerja muda, pelajar hingga mahasiswa sering kali dihadapkan pada pilihan sulit antara dua jagoan utama di segmen ini yaitu Honda Genio dan Yamaha Fino 125.
Kedua motor ini menjadi incaran karena menawarkan desain yang tetap stylish untuk digunakan nongkrong namun tetap praktis menembus kemacetan harian di wilayah Jakarta dan sekitarnya.
Apa yang sebenarnya membedakan kedua motor ini ketika kita bicara soal unit bekas? Memasuki periode tahun ajaran baru 2026, pasar motor seken menawarkan angka yang sangat menggoda bagi konsumen yang ingin berhemat namun tetap tampil maksimal.
Honda Genio bekas tahun produksi 2019 kini dipasarkan di kisaran Rp10 juta hingga Rp14 jutaan, sementara untuk keluaran terbaru tahun 2023 harganya masih bertahan di angka Rp14 juta sampai Rp18 jutaan.
Di sisi lain, Yamaha Fino 125 bekas memiliki rentang harga umum antara Rp9 juta hingga Rp13 jutaan, dengan varian Premium atau Sporty yang bisa didapatkan mulai dari Rp7,5 jutaan saja.
Mengapa motor bekas dari kedua merek ini tetap menjadi primadona di tengah gempuran model baru? Alasan utamanya adalah nilai ekonomis yang jauh lebih terjangkau dibandingkan membeli unit baru yang kini sudah menyentuh angka Rp20 jutaan ke atas.
Sebagai perbandingan, Honda Genio baru tipe tertinggi (CBS-ISS) dibanderol Rp20.695.000, sedangkan Yamaha Fino 125 varian Grande dipasarkan seharga Rp21.610.000.
Selisih harga bekas yang signifikan ini memungkinkan para pengendara pemula memiliki kendaraan andalan tanpa harus menguras tabungan terlalu dalam.
Baca Juga: Rincian Biaya Full Tank 7 Skutik Honda di Kala Pertamax Meroket, Paling Murah Rp60 Ribuan
Bagaimana dengan performa mesin dan fitur yang ditawarkan untuk menunjang produktivitas harian?
Honda Genio mengandalkan mesin 110cc berteknologi eSP+ yang sangat menonjol dalam hal efisiensi bahan bakar dengan klaim konsumsi mencapai 59,1 km per liter.
Sebaliknya, Yamaha Fino 125 menawarkan performa yang lebih bertenaga berkat mesin 125cc berteknologi Blue Core yang menghasilkan daya 7,0 kW pada 8.000 rpm.
Meski Fino lebih unggul dari sisi tarikan mesin, Genio membalasnya dengan kapasitas bagasi yang jauh lebih lega yaitu 15 liter, sangat kontras dengan Fino yang hanya menyediakan ruang 8,7 liter di bawah joknya.
Kapan waktu yang tepat untuk menentukan pilihan di antara keduanya? Keputusan ini sangat bergantung pada kebutuhan fungsional Anda di jalan raya.
Jika Anda adalah mahasiswa yang sering membawa banyak perlengkapan kuliah dan mengutamakan keiritan bensin, Honda Genio adalah partner yang lebih masuk akal berkat fitur Idling Stop System (ISS) dan bagasi luasnya.
Namun, jika Anda sering berkendara di area urban yang membutuhkan akselerasi lebih mantap dan kemudahan fitur kunci canggih seperti Advance Key System (AKS), maka Yamaha Fino 125 adalah pilihan yang tidak akan membuat Anda malu saat memarkirkan motor di depan lobi kantor.
Berita Terkait
-
Rincian Biaya Full Tank 7 Skutik Honda di Kala Pertamax Meroket, Paling Murah Rp60 Ribuan
-
Amankah Ganti Pertamax ke Pertalite untuk Motor Matic? Intip Penjelasannya
-
Motor Bunyi Berdecit? Jangan Diabaikan, Ini 5 Penyebab Utama dan Cara Mengatasinya
-
Update Harga Matic 125cc Juni 2026: Vario dan Gear Ketar-ketir Tunggu Banderol Kawasaki Brusky
-
Kawasaki Brusky vs 3 Kompetitor Motor Matic 125cc, Mending Mana?
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis