- Masyarakat Indonesia kini lebih memilih membandingkan nilai ekonomis antara Honda Scoopy baru dengan Yamaha Grand Filano bekas.
- Harga Yamaha Grand Filano bekas tahun 2023 dan 2024 terbukti lebih terjangkau dibandingkan unit Honda Scoopy baru.
- Calon pembeli disarankan memeriksa fisik, dokumen, serta riwayat servis kendaraan untuk menjamin kualitas unit motor bekas tersebut.
Suara.com - Pesona motor matic bergaya retro-modern sedang berada di puncaknya bagi masyarakat Indonesia, khususnya di kalangan pekerja muda, pelajar dan mahasiswa yang menginginkan kendaraan stylish untuk mobilitas harian.
Di tengah tingginya permintaan terhadap skutik berpenampilan klasik, persaingan antara Honda Scoopy dan Yamaha Grand Filano menjadi topik hangat yang dibicarakan di berbagai diler maupun platform jual beli daring.
Fenomena ini terjadi karena banyak calon pembeli yang kini mulai bersikap realistis dengan membandingkan nilai ekonomis antara unit baru dan bekas untuk menjaga kondisi finansial tetap sehat.
Bagi Anda yang saat ini tengah menimbang untuk mencicil Honda Scoopy baru, ada baiknya melirik pasar motor bekas sebagai alternatif cerdas.
Grand Filano bekas: Lebih mewah tapi lebih murah?
Berdasarkan pantauan data pasar terkini oleh Suara.com di sejumlah situs jual beli kendaraan bekas daring, harga Yamaha Grand Filano bekas ternyata bisa jauh lebih murah dibandingkan memboyong Honda Scoopy gres dari diler.
Sebagai gambaran, Honda Scoopy baru saat ini dibanderol mulai dari Rp22.876.000 untuk tipe Fashion hingga Rp23.681.000 untuk varian tertinggi seperti Prestige dan Stylish.
Sementara itu, Yamaha Grand Filano bekas tahun produksi 2023 sudah bisa Anda dapatkan di kisaran harga Rp18.500.000 hingga Rp20.000.000.
Bahkan untuk unit tahun 2024 dengan kondisi segar dan kilometer rendah, harganya masih sangat kompetitif di angka Rp20.750.000 hingga Rp22.300.000, yang artinya masih lebih terjangkau dibandingkan harga tunai Scoopy varian terendah sekalipun.
Komparasi spesifikasi dan fitur
Jika membandingkan sisi spesifikasi dan fitur, kedua motor ini sebenarnya berada di kelas yang sedikit berbeda namun memiliki daya tarik yang setara.
Baca Juga: Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Intip Komparasi Versus Trio Yamaha MAXi 155
Yamaha Grand Filano unggul dengan mesin berkapasitas 124,86 cc yang sudah mengadopsi teknologi hibrida, mampu menghasilkan torsi puncak 10,4 Nm pada 5.000 rpm.
Di sisi lain, Honda Scoopy mengandalkan mesin 109,5 cc eSP yang menghasilkan daya 6,6 kW pada 7.500 rpm dengan torsi 9,2 Nm.
Dari sisi akomodasi, Grand Filano menawarkan kapasitas tangki bahan bakar sedikit lebih lega yaitu 4,4 liter dibandingkan Scoopy yang hanya 4,2 liter.
Meskipun keduanya sama-sama menggunakan ban lebar berukuran 12 inci untuk stabilitas, Grand Filano memberikan kesan lebih premium lewat desain skutik Eropa, sementara Scoopy tetap memikat dengan karakter retro-ikonik yang sudah sangat akrab di telinga masyarakat Indonesia.
Yang perlu diperhatikan sebelum beli motor bekas
Mekanik sekaligus influencer dengan akun bernama Chungbikeshop memberikan peringatan keras kepada calon pembeli motor bekas agar tidak hanya berpatokan pada angka kilometer (KM) yang rendah saat memilih kendaraan.
Ia menyarankan untuk waspada terhadap penjual yang menggunakan berbagai janji manis (gimmick), seperti jaminan uang kembali jika KM terbukti palsu atau garansi mesin selama tiga bulan, karena sering kali janji tersebut sulit diklaim ketika terjadi kerusakan pada bagian tertentu.
Sebagai saran, pembeli sebaiknya memilih motor dengan KM tinggi namun harga lebih murah, sehingga sisa dana yang ada dapat digunakan untuk memperbaiki komponen mesin agar kondisinya kembali prima.
“Jangan pernah berpatokan pada kilometer (jarak tempuh, -red). Jangan pernah beli motor bekas dari orang yang pakai gimmick, misalnya penjual nakal yang bilang ‘kilometer reset-an, uang langsung dibalikin,’ atau ‘garansi mesin tiga bulan, kalau ada ini-itu langsung diganti.’ Jangan pernah beli dari orang-orang yang pakai trik seperti itu.”
Berita Terkait
-
Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Intip Komparasi Versus Trio Yamaha MAXi 155
-
Apa Bedanya Honda Vario Evo 160 vs Vario 160 Edisi Sebelumnya?
-
6 Motor Listrik Harga di Bawah Honda Scoopy: Cocok untuk Pelajar dengan Jarak Tempuh Jauh
-
Harga Seken Setengahnya BeAT Baru: Mending Yamaha Fino atau Honda Genio untuk Pelajar?
-
Deretan Modifikasi Yamaha Grand Filano dan Fazzio yang Curi Perhatian di Bandung
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Pesona SUV Mazda yang Seukuran dengan Suzuki S-Presso, Harga Cuma Tak Sampai 200 Juta
-
Irit dan Tangguh, Ini Alasan Kenapa Yamaha Gear Ultima Jadi Skutik Favorit Perempuan
-
Honda, Nissan dan Mitsubishi Jalin Kerja Sama, Ada Udang di Balik Batu
-
Strategi Motul Dekati Konsumen Melalui Jaringan Bengkel Modern B-Quik
-
Suzuki Ignis Kena Recall, Apa Bagian yang Rusak?
-
Tinggalkan Kesan Murah, Begini Wujud Baru Honda BeAT Terbaru dengan Emblem Silver dan Warna Matte
-
Alasan Mitsubishi Xforce Ultimate DS Tetap Relevan Bagi Pengguna yang Punya Mobilitas Tinggi
-
Tren Jual Beli Mobil Bekas Nasional Lesu Pengusaha Mulai Keluhkan Pergeseran Prioritas Konsumen
-
Lupakan Mesin 3 dan 4 Silinder, Begini Pesona Mobil Dua Piston asal Italia
-
Toyota Vios Kini Seharga Motor Matic Bekas, Mending Beli Eks Taksi atau Pribadi? Ini Kata Pakar