- Libur kenaikan kelas 2026 meningkatkan mobilitas masyarakat sehingga kemacetan lebih sering terjadi di berbagai ruas jalan.
- Berkendara dalam kondisi macet dapat membuat konsumsi bensin lebih boros dibandingkan saat melaju stabil.
- Simak tips menghemat bensin saat terjebak macet agar perjalanan tetap efisien selama libur sekolah.
Suara.com - Libur semester genap 2026 atau libur kenaikan kelas telah dimulai. Momen libur sekolah ini berlangsung mulai akhir Juni 2026 hingga awal Juli 2026.
Karena cukup panjang, liburan kenainkan kelas biasanya dimanfaatkan banyak keluarga untuk bepergian, baik ke tempat wisata maupun ke kampung halaman.
Meningkatnya mobilitas masyarakat selama masa liburan sering kali berdampak pada kondisi lalu lintas di berbagai ruas jalan.
Kemacetan pun menjadi pemandangan yang umum terjadi, terutama di jalur menuju destinasi wisata atau pusat keramaian.
Selain menghabiskan waktu perjalanan, kondisi macet juga dapat membuat konsumsi bahan bakar kendaraan meningkat.
Kendaraan yang terlalu lama berhenti dan berjalan perlahan cenderung menggunakan lebih banyak bensin dibandingkan saat melaju dengan kecepatan stabil.
Karena itu, pengendara perlu menerapkan kebiasaan berkendara yang lebih efisien agar penggunaan bahan bakar tetap terkendali.
Langkah-langkah sederhana yang dilakukan selama perjalanan dapat membantu mengurangi pemborosan bensin meski terjebak kemacetan.
Simak sejumlah tips berikut agar perjalanan tetap nyaman tanpa membuat pengeluaran bahan bakar membengkak.
Baca Juga: Libur Sekolah 2026 Makin Hemat: Tarif Kereta, Kapal, dan Pesawat Didiskon
Tips Hemat Bahan Bakar saat Macet
Kondisi stop-and-go saat macet dapat meningkatkan konsumsi bahan bakar hingga 30–50 persen dibandingkan saat berkendara di jalan yang lancar.
Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara berkendara yang bisa menghemat bensin saat macet. Berikut tipsnya, dilansir dari Toyota Astra dan sumber lain:
1. Hindari Akselerasi dan Pengereman Mendadak
Saat arus lalu lintas mulai bergerak, injak pedal gas atau putar tuas gas secara bertahap. Akselerasi yang halus membuat mesin tidak membutuhkan suplai bahan bakar berlebih sehingga konsumsi bensin menjadi lebih hemat.
2. Jaga Kecepatan Tetap Stabil
Usahakan mempertahankan kecepatan yang stabil ketika kondisi jalan memungkinkan. Berkendara secara konstan membantu mengurangi frekuensi akselerasi berulang yang menjadi salah satu penyebab boros bahan bakar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
Terkini
-
5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
-
100 Ribu Buruh Perusahaan Otomotif "V" Terancam PHK
-
Tunda Nyicil Scoopy Baru, Yamaha Grand Filano Bekas Lebih Murah, Mending Mana?
-
Pesona SUV Mazda yang Seukuran dengan Suzuki S-Presso, Harga Cuma Tak Sampai 200 Juta
-
Irit dan Tangguh, Ini Alasan Kenapa Yamaha Gear Ultima Jadi Skutik Favorit Perempuan
-
Honda, Nissan dan Mitsubishi Jalin Kerja Sama, Ada Udang di Balik Batu
-
Strategi Motul Dekati Konsumen Melalui Jaringan Bengkel Modern B-Quik
-
Suzuki Ignis Kena Recall, Apa Bagian yang Rusak?
-
Tinggalkan Kesan Murah, Begini Wujud Baru Honda BeAT Terbaru dengan Emblem Silver dan Warna Matte
-
Alasan Mitsubishi Xforce Ultimate DS Tetap Relevan Bagi Pengguna yang Punya Mobilitas Tinggi