- Gaya berkendara berpengaruh besar terhadap efisiensi konsumsi bensin motor.
- Ngebut dan menarik gas secara agresif dapat membuat mesin bekerja lebih berat sehingga bensin lebih cepat habis.
- Simak penjelasan apakah ngebut benar-benar bikin boros bensin serta tips berkendara agar tetap hemat.
Suara.com - Harga bahan bakar yang terus menjadi perhatian membuat banyak pengendara motor mencari cara agar konsumsi bensin tetap hemat.
Salah satu pertanyaan yang sering muncul terkait ini adalah apakah kebiasaan ngebut benar-benar membuat bensin lebih cepat habis.
Pada dasarnya, gaya berkendara memang memiliki pengaruh besar terhadap efisiensi penggunaan bahan bakar.
Tarikan gas yang terlalu agresif dan kecepatan tinggi dalam waktu lama dapat membuat mesin bekerja lebih berat sehingga konsumsi bensin meningkat.
Lalu, benarkah ngebut membuat bensin motor lebih boros dan bagaimana cara berkendara agar konsumsi bahan bakar tetap hemat? Berikut penjelasannya.
Apakah Ngebut Bikin Bensin Lebih Boros?
Banyak pengendara motor mengira memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi dapat membuat perjalanan lebih efisien, termasuk dalam penggunaan bahan bakar.
Padahal, anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar karena gaya berkendara sangat memengaruhi konsumsi bensin.
Berdasarkan penjelasan yang dirangkum dari laman Federal Oil, berkendara terlalu cepat justru dapat membuat bensin lebih boros.
Saat motor melaju dengan kecepatan tinggi, mesin bekerja lebih keras dan harus melawan hambatan udara yang semakin besar sehingga membutuhkan lebih banyak bahan bakar.
Baca Juga: Lalu Lintas Padat saat Libur Sekolah? Begini Cara Menghemat Bensin saat Macet
Sebaliknya, mengendarai motor dengan kecepatan yang terlalu rendah juga bukan solusi untuk menghemat bensin.
Pada kondisi tersebut, putaran mesin (RPM) tetap cukup tinggi sementara laju kendaraan rendah, sehingga bahan bakar yang disemprotkan ke ruang bakar menjadi lebih banyak untuk setiap siklus putaran mesin.
Sumber yang sama menyebutkan bahwa kecepatan yang paling efisien untuk menghemat bahan bakar berada pada kisaran 40 hingga 60 km/jam dengan laju yang stabil.
Pada rentang kecepatan tersebut, mesin dapat bekerja lebih optimal tanpa membutuhkan tenaga berlebih untuk mempertahankan laju kendaraan.
Selain menjaga kecepatan, pengendara juga disarankan mempertahankan bukaan gas secara konstan dan menghindari akselerasi maupun deselerasi yang terlalu sering.
Gaya berkendara yang halus membantu mesin bekerja lebih efisien sehingga konsumsi bahan bakar dapat ditekan.
Dengan demikian, ngebut bisa membuat bensin lebih boros dan bukanlah cara yang tepat untuk efisiensi bahan bakar.
Berkendara dengan kecepatan sedang, stabil, dan menghindari tarikan gas berlebihan merupakan salah satu kunci untuk menjaga efisiensi konsumsi bahan bakar sekaligus membuat perjalanan lebih nyaman.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Lalu Lintas Padat saat Libur Sekolah? Begini Cara Menghemat Bensin saat Macet
-
5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
-
100 Ribu Buruh Perusahaan Otomotif "V" Terancam PHK
-
Tunda Nyicil Scoopy Baru, Yamaha Grand Filano Bekas Lebih Murah, Mending Mana?
-
Pesona SUV Mazda yang Seukuran dengan Suzuki S-Presso, Harga Cuma Tak Sampai 200 Juta
-
Irit dan Tangguh, Ini Alasan Kenapa Yamaha Gear Ultima Jadi Skutik Favorit Perempuan
-
Honda, Nissan dan Mitsubishi Jalin Kerja Sama, Ada Udang di Balik Batu
-
Strategi Motul Dekati Konsumen Melalui Jaringan Bengkel Modern B-Quik
-
Suzuki Ignis Kena Recall, Apa Bagian yang Rusak?
-
Tinggalkan Kesan Murah, Begini Wujud Baru Honda BeAT Terbaru dengan Emblem Silver dan Warna Matte