- Kami menguji efisiensi konsumsi bahan bakar Honda PCX 160 RoadSync melalui perjalanan touring rute Bogor-Rancabali.
- Hasil pengujian menunjukkan bahwa Honda PCX 160 RoadSync sangat irit, dengan konsumsi BBM mencapai 47,3 kilometer per liter dengan metode pengukuran full to full.
- Motor tersebut terbukti efisien melewati medan tanjakan, tikungan, hingga kemacetan perkotaan dibandingkan skuter lain di kelasnya.
Suara.com - Honda PCX 160 RoadSync bisa menjadi solusi di tengah naiknya harga Pertamax baru-baru ini. Skutik bongsor andalan PT Astra Honda Motor sudah terbukti sangat irit saat kami mengendarainya dalam perjalanan touring dengan rute Bogor - Rancabali - Bogor.
Kami punya alasan kuat untuk mengajukan klaim ini. Dalam perjalanan sejauh 403,6 kilometer, Honda PCX 160 RoadSync hanya menghabiskan bensin jenis Pertamax sebanyak 8,53 liter. Ini setara dengan 47,3 km jarak untuk setiap liter Pertamax yang dihabiskan.
Perhitungan ini kami lakukan dengan metode full to full - salah satu cara menghitung konsumsi bahan bakar kendaran paling akurat.
Rute panjang nan menantang
Perjalanan kami mulai dari Bogor, menuju Cianjur berbelok ke selatan melewati Sukanagara, Kabupaten Cianjur dan memotong ke barat sampai tiba di Rancabali, Kabupaten Bandung.
Rute ini menyajikan medan yang didominasi tikungan yang menantang, tanjakan-tanjakan yang curam sekaligus pemandangan yang memanjakan mata dengan kombinasi kebun teh, pegunungan, hutan pinus, pedesaan hingga sejumlah air terjun atau curug yang menyejukkan.
Jalanan yang halus dan lalu lintas yang lebih sepi juga memberikan pengalaman berkendara yang menyenangkan.
Sementara saat kembali ke Bogor, kami melewati rute Rancabali, Ciwidey, Padalarang turun ke Purwakarta sebelum menyusuri Kalimalang, Jakarta dan akhirnya berbelok ke selatan menuju Bogor.
Dua bagian
Baca Juga: Modal Full Tank PCX 160 Tembus Rp131 Ribu Pasca Pertamax Naik, Untungnya Tertolong 3 Fitur Ini
Touring ini bisa dibagi menjadi dua bagian. Bagian pertama adalah di perjalanan menuju Rancabali. Rute ini dipenuhi tanjakan dan tikungan, tapi lalu-lintasnya sangat sepi. Perjalanan ini kami tempuh sejauh 179,5 km.
Sebelum start, Honda PCX 160 RoadSync Signature Burgundy yang kami kendarai sudah diisi Pertamax sampai penuh. Setibanya di Rancabali, kami mengisi lagi tangki motor dengan BBM Pertamina ber-RON 92 itu hingga penuh.
Hasilnya, dari Bogor hingga ke Rancabali, kami hanya menghabiskan bensin sebanyak 4 liter. Artinya, di perjalanan itu Honda PCX 160 RoadSync bisa menempuh jarak 44,8 km hanya dengna 1 liter bensin.
Bagian kedua, perjalanan pulang. Rute ini didominasi jalan turunan, lebih sedikit tikungan dan lebih banyak jalan perkotaan. Tidak lupa juga kami mengalami kemacetan cukup panjang saat melewati Ciwidey hingga ke Padalarang. Di sini kami menempuh jarak sampai 224 km, juga dengan tangki bensin penuh diisi Pertamax.
Setibanya di Bogor, tangki Honda PCX 160 RoadSync kembali kami isi sampai penuh dengan 4,53 liter bensin RON 92 Pertamina. Artinya di perjalanan pulang, 1 liter bensin bisa menempuh jarak hingga 49,44 km.
Kesimpulan
Kami sebelumnya sudah menguji setidaknya dua motor di kelas yang sama dengan Honda PCX 160 RoadSync di medan yang mirip. Hasilnya, Honda PCX 160 RoadSync memang yang paling efisien.
Di medan tanjakan dan berliku skuter 160 cc Honda ini memberikan kinerja yang tidak saja cukup mumpuni, tapi juga efisien. Di perjalanan perkotaaan - seperti yang kami alami di perjalanan kembali ke Bogor - motor ini bahkan bisa menyajikan efisiensi yang tantastis.
Jadi di tengah kenaikan harga Pertamax yang di atas 30 persen saat ini, Honda PCX 160 RoadSync bisa menjadi pilihan tepat untuk mereka yang membutuhkan tunggangan mumpuni sekaligus irit BBM.
Berita Terkait
-
Harga BBM Naik, Purbaya Pede Tak Semua Warga Pindah ke Pertalite
-
Pesona Desa Wisata Krebet Bantul: Surga Tersembunyi yang Cocok Jadi Destinasi Touring Akhir Pekan
-
Yamaha dan JMC Eksplor Lampung Lewat Touring MAXI Tour Boemi Nusantara
-
Komunitas Moge GSrek Indonesia Tuntaskan Touring Adventure Sumba
-
Tips Aman Touring Motor Lintas Pulau Tanpa Kendala, Lakukan Persiapan di Bengkel Resmi
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
Meksiko Tantang Pasar Otomotif Dunia Lewat Mobil Listrik Nasional Seharga LCGC
-
Lonjakan Ekspor Mobil China Ancam Dominasi Global Saat Harga BBM Melambung Tinggi
-
Gajah Tunggal Rilis Ban Zeneos Starize Baru Ukuran 13 Inci dan 14 Inci
-
Perbedaan Spesifikasi, Fitur dan Harga 5 Varian Kawasaki KLX Terbaru: Kini Ada Versi XPL
-
Kawasaki Luncurkan Motor Matic hingga Mobil Seharga Miliaran, Intip Spesifikasinya
-
BYD Incar Tahta Tertinggi Mobil Laris Milik Toyota, Target 5 Tahun
-
5 Mobil Warna Oranye Paling Kece, Cocok untuk Dukung Timnas Belanda di Piala Dunia 2026
-
QJMOTOR Ajak Konsumen Indonesia Intip Teknologi Global Langsung di Pabrik China
-
4 Mobil Harga ala Motor Aerox, Mesin Badak Cocok untuk Kendaraan Pertama: Simak Saran Pakar
-
Yamaha MX King 150 Prima Pramac Livery Ala MotoGP Rilis di Jakarta Fair 2026