- Daihatsu Indonesia menjelaskan bahwa getaran mesin pada putaran rendah atau stasioner mengganggu kenyamanan berkendara di kabin.
- Penyebab utama getaran meliputi kerusakan dudukan mesin, masalah sistem pengapian, kotoran pada throttle body, serta gangguan bahan bakar.
- Pemilik kendaraan disarankan segera melakukan pemeriksaan ke bengkel agar kerusakan dapat ditangani dengan biaya terjangkau.
Suara.com - Pernahkah Anda sedang asyik mengemudi di tengah kemacetan kota, lalu saat mobil berhenti di lampu merah, Anda merasakan getaran tidak wajar yang merambat hingga ke dalam kabin?
Bagi pemilik mobil yang sering menghabiskan waktu di balik kemudi untuk mobilitas harian, gejala ini tentu sangat mengganggu ketenangan.
Getaran mesin pada saat putaran rendah atau di bawah 1.000 RPM, baik dalam posisi diam maupun saat masuk gigi, adalah "sinyal" bahwa ada komponen kendaraan yang mulai minta perhatian lebih.
Situs resmi Daihatsu Indonesia mengungkapkan bahwa masalah ini sebaiknya tidak diabaikan karena bisa berdampak pada kerusakan komponen penting lainnya jika dibiarkan berlarut-larut.
"Pernah mengalami mobil bergetar saat RPM rendah? Tentunya hal ini akan mengganggu kenyamanan berkendaraan kamu, bahkan getaran tersebut terasa saat posisi mobil berhenti atau stasioner (idling)," tulis mereka.
Memahami apa yang terjadi di balik kap mesin adalah langkah cerdas bagi setiap pengendara agar tetap merasa aman dan nyaman di jalan raya.
Lantas, apa saja yang menjadi pemicu utama getaran hebat tersebut? Penyebab yang paling sering ditemukan adalah kondisi engine mounting yang sudah mulai mengeras, retak, atau bahkan pecah.
Komponen yang terbuat dari perpaduan karet dan besi ini berfungsi sebagai dudukan mesin sekaligus peredam getaran agar tidak merambat ke sasis.
Seiring bertambahnya usia mobil dan paparan panas mesin yang terus-menerus, kekenyalan karet ini akan hilang sehingga getaran mesin langsung "curhat" ke kabin, terutama saat mobil dalam posisi stasioner atau masuk ke gigi D pada mobil matik.
Baca Juga: Fakta atau Mitos? Kupas Tuntas Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Beralih ke Kendaraan Listrik
Selain masalah pada dudukan mesin, sistem pengapian yang tidak beres juga menjadi tersangka utama.
Pembakaran yang tidak sempurna pada silinder mesin, entah karena busi yang sudah kotor dan aus atau koil pengapian yang melemah, akan membuat putaran mesin menjadi tidak stabil.
Masalah serupa juga bisa muncul jika komponen Throttle Body dan ISC (Idle Speed Control) Anda sudah tertutup kotoran karbon.
Debu yang menumpuk ini menghambat pasokan udara yang masuk ke ruang bakar, sehingga RPM mesin bisa turun di bawah batas normal dan memicu getaran hebat bahkan mesin mati mendadak.
Faktor lain yang perlu diwaspadai berkaitan dengan aliran tenaga dan bahan bakar. Bagi pengguna mobil manual, kampas kopling yang aus atau permukaan roda gila (flywheel) yang tidak rata bisa menyebabkan getaran yang terasa saat pedal kopling mulai dilepas.
Di sisi lain, suplai bahan bakar yang tersendat akibat filter bensin tersumbat atau pompa bensin yang mulai lemah juga membuat tenaga mesin turun naik tidak konsisten.
Berita Terkait
-
Fakta atau Mitos? Kupas Tuntas Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Beralih ke Kendaraan Listrik
-
iCAR V23 Tawarkan Boxy SUV Bergaya Ikonik, Tampil Beda Tanpa Mengorbankan Efisiensi Energi
-
Wuling Aira EV Hype di Medsos, Mending Mana sama Atto 1?
-
Kebiasaan Menggunakan Rem Tangan Setelah Mencuci Mobil Ternyata Berisiko Merusak Komponen
-
Ambisi Besar Changan Gempur Pasar Otomotif Indonesia Lewat Belasan Model Baru
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Mesin Mobil Bergetar Saat RPM Rendah? Jangan Panik, Ini Penyebab dan Solusi Praktisnya
-
Pemerintah Siapkan Otoritas Pelindungan Data Pribadi Independen, Jadi Fondasi Regulasi AI Nasional
-
Petaka di Ujung Tol Kalianda: Perjalanan Pikap Berakhir Duka, 2 Orang Tewas
-
Cabai Makin Murah, Tapi Daging Sapi dan Telur Ayam Terus Naik, Ini Update Harga Pangan
-
Ensiklopedia Digital Open Source Berbasis MediaWiki Siap Perkuat Dokumentasi Pengetahuan Indonesia
-
Kebijakan Tahan BI Rate 5,75 persen Disebut Bisa Dorong Penyaluran Kredit Perbankan
-
Flek Hitam Muncul di Usia Berapa? Ini Cara Mencegah dan Menghilangkannya
-
4 Tips Menyimpan Sepeda Lipat agar Awet, Bebas Karat, dan Tetap Nyaman Dikendarai
-
Tarif Naturalisasi Rp75 Juta, Pakar Minta Pemerintah Tak Jadikan Kewarganegaraan Hak Orang Berduit
-
Gara-gara Kue, Ketua DPRD Bone Diduga Aniaya Staf PPPK