- Pemburu mobil bekas usia 25 hingga 40 tahun wajib mewaspadai risiko membeli kendaraan bekas kecelakaan hebat yang merusak sasis.
- Kanal YouTube Inspector Indonesia menyarankan pembeli memeriksa baut kap mesin, kesimetrisan lubang, serta area bullhead untuk mendeteksi bekas tabrakan.
- Pasar mobil bekas menyediakan pilihan kendaraan tangguh harga 60 jutaan seperti Toyota Avanza, Toyota Soluna, dan Honda City Type Z.
Suara.com - Membeli mobil bekas berkualitas di tengah melambungnya harga kendaraan baru kini menjadi pilihan rasional.
Siapa saja tentu menginginkan unit yang prima untuk menunjang mobilitas keluarga harian tanpa harus menguras tabungan.
Namun, apa yang paling ditakuti oleh para pemburu mobil bekas saat bertransaksi di bursa mobil?
Jawabannya adalah risiko mendapatkan unit yang merupakan bekas kecelakaan hebat atau laka lantas.
Mengapa pengecekan ini sangat krusial dilakukan sebelum transaksi? Karena mobil bekas kecelakaan yang telah mengalami kerusakan sasis atau rangka tidak akan pernah bisa kembali ke kondisi standarnya, sehingga sangat membahayakan keselamatan berkendara di jalan raya.
Risiko Mobil Bekas Bekas Tabrakan
Sasis adalah struktur utama yang menopang seluruh komponen kendaraan serta melindungi penumpang saat terjadi benturan.
Ketika sebuah mobil pernah mengalami benturan keras yang merusak sasisnya, kekuatan struktur logamnya otomatis akan melemah secara drastis meskipun telah diperbaiki.
Risiko terbesarnya adalah mobil akan kehilangan kestabilan berkendara (handling), terasa limbung saat bermanuver, atau terus-menerus menarik ke satu sisi kemudi bahkan setelah dilakukan proses penyelarasan roda (spooring).
Selain menurunkan nilai estetika dan harga jual kembali yang jatuh bebas, berkendara dengan sasis yang cacat adalah ancaman nyata bagi keselamatan jiwa Anda dan keluarga.
Cara Memilih Mobil Bekas Non Laka
Untuk menghindari kerugian besar tersebut, Anda harus mengetahui cara mendeteksi tanda-tanda kerusakan sasis secara mandiri saat melakukan inspeksi fisik.
Saluran YouTube pakar inspeksi, Inspector Indonesia, membagikan trik mudah untuk mendeteksi unit bekas tabrakan hebat.
Menurut kanal Youtube Inspector Indonesia, pengamatan visual harus dimulai dari area kap mesin depan hingga ke bagian bullhead.
"Jangan sampai kalian beli mobil bekas kalau ada indikasi bekas laka. Kalian lihat dari baut kap mesin apakah pernah dibongkar atau belum," kata akun Youtube tersebut.