- Sebanyak 94 bikers Harley Owners Group Indomobil Chapter Jakarta menyelesaikan touring Revival Vol. 3 rute Jakarta hingga Bali pada 8 sampai 13 September 2026 tanpa pengawalan.
- Direktur Abraham Busro menyatakan seluruh rombongan berhasil mencapai garis finis di Hilton Bali Resort, Nusa Dua, dengan status nihil insiden.
- Kegiatan tersebut diisi dengan penerapan keselamatan berkendara mandiri, penyesuaian moda transportasi akibat erupsi, serta aksi sosial di beberapa kota.
Suara.com - Harley Owners Group (HOG) Indomobil Chapter Jakarta kembali menyelesaikan agenda touring tahunan bertajuk Revival Vol. 3 yang berlangsung pada 8–13 September 2026.
Perjalanan melintasi rute Jakarta–Yogyakarta–Malang–Banyuwangi–Bali ini diikuti 94 bikers dan finis di Hilton Bali Resort, Nusa Dua, Badung, Bali.
Perjalanan ini mengedepankan penerapan keselamatan berkendara, kepatuhan aturan lalu lintas, serta aksi sosial di jalur penjelajahan. Meski menghadapi tantangan kondisi jalan hingga dinamika erupsi Gunung Anak Krakatau, seluruh rombongan berhasil menuntaskan misi dengan status zero incident.
Direktur HOG Indomobil Chapter Jakarta, Abraham Busro, mengapresiasi kedisiplinan para anggota dalam menjaga keselamatan hingga garis finis.
“Start kita tanggal 8 September dari Jakarta. Yang kami syukuri, teman-teman bisa sampai di Bali dalam kondisi zero incident. Ini yang paling penting,” ujar Abraham, Senin (14/9/2026).
Pelajaran Safety Riding Tanpa Pengawalan
Poin penting dalam touring kali ini adalah keputusan berkendara tanpa pengawalan petugas. Pengalaman tersebut dimanfaatkan untuk mengasah kesadaran etika jalan raya secara mandiri serta menghapus citra arogan motor berkapasitas besar.
“Kami belajar bagaimana cara sopan santun. Saat lampu merah kami berhenti. Tidak ada kesulitan sama sekali. Justru kami belajar safety riding,” tuturnya.
Ia menekankan keutamaan saling menghormati sesama pengguna jalan.
“Yang punya jalan bukan kami sendiri. Motor kecil pun berhak untuk memakai jalan. Jadi dengan cara-cara sopan santun, kami berharap tidak ada kesan arogan,” tegas Abraham.
Fokus Misi Sosial dan Keberagaman Peserta
Sisi fleksibilitas juga diterapkan saat menyikapi kendala erupsi Gunung Anak Krakatau. Komunitas memberikan opsi penyesuaian moda transportasi bagi peserta demi keamanan.
“Tahun ini kami juga ada ujian erupsi yang kemarin itu cukup mengagetkan. Tapi teman-teman peserta riding, members dari HOG Indomobil Jakarta Chapter itu ada beberapa plan, yakni naik pesawat, kereta, naik bus atau mobil sendiri,” jelas Abraham.
Misi sosial turut berjalan di Yogyakarta, Malang, Banyuwangi, hingga Bali.
“Agenda kami di Bali selain charity, kami juga mengadakan charity di Jogja, Malang dan Banyuwangi,” ungkap Abraham.
Puncak acara di Bali dimeriahkan penampilan grup musik Gigi dan penyaluran bantuan yayasan. Pemilihan Bali menjadi titik akhir karena memiliki daya tarik kuat bagi peserta domestik maupun mancanegara, seperti anggota HOG Singapura.
“Bali memiliki daya tarik tersendiri bagi para anggota sehingga tetap menjadi tujuan yang dipertahankan meskipun terdapat tantangan perjalanan. Selain itu, ada juga anggota dari HOG Singapura yang turut mengikuti touring bersama HOG Indomobil Chapter Jakarta,” pungkas Abraham.