Kapan Harus Ganti Helm? Ternyata Ada Masa Pakainya, Cek Sekarang!

Rabu, 16 September 2026 | 14:53 WIB
kapan harus ganti helm (magnific)
  • Produsen merekomendasikan penggantian helm setelah beberapa tahun pemakaian atau segera setelah mengalami benturan keras demi menjaga perlindungan kepala.
  • Pengendara harus memeriksa kondisi fisik helm secara berkala, termasuk cangkang, lapisan dalam, tali, dan visor, untuk mendeteksi penurunan kualitas material.
  • Pengendara wajib memilih jenis helm baru yang sesuai standar keselamatan SNI, seperti full face, half face, modular, atau off-road.

Helm full face menutupi bagian kepala, wajah, hingga dagu sehingga area perlindungannya lebih luas dibandingkan helm yang memiliki desain terbuka.

Jenis ini dapat dipertimbangkan untuk pengendara yang sering melakukan perjalanan jauh, touring, atau berkendara pada rute dengan kecepatan relatif tinggi. Ventilasi dan desain visor menjadi fitur yang perlu diperhatikan agar perlindungan tetap disertai kenyamanan.

2. Helm Half Face atau Open Face

Helm half face melindungi bagian atas, samping, dan belakang kepala, tetapi tidak menutup area dagu seperti full face.

Desain yang lebih terbuka membuatnya praktis untuk penggunaan sehari-hari, terutama ketika berkendara di wilayah perkotaan. Meski demikian, bagian wajah dan dagu tetap memiliki perlindungan yang lebih terbatas dibandingkan helm full face.

3. Helm Modular atau Flip-Up

Helm modular memiliki bagian depan yang dapat diangkat sehingga pengguna lebih mudah membuka area wajah ketika sedang berhenti.

Jenis ini menawarkan fleksibilitas bagi pengendara yang menginginkan karakter helm tertutup sekaligus kemudahan seperti helm terbuka. Sebelum membeli, periksa mekanisme pengunci bagian dagu untuk memastikan seluruh komponennya bekerja dengan baik.

4. Helm Off-Road

Helm off-road dirancang untuk kebutuhan berkendara di medan seperti jalur tanah atau aktivitas motor trail.

Bentuknya memiliki karakteristik berbeda dari helm jalan raya, termasuk ventilasi dan bagian pelindung yang disesuaikan dengan kebutuhan berkendara di medan berat.

Pastikan produk yang digunakan memenuhi standar keselamatan yang berlaku untuk penggunaannya.

Apa pun jenis helm yang dipilih, keberadaan standar SNI tetap perlu menjadi salah satu pertimbangan utama ketika membeli helm baru.

Pengendara juga sebaiknya memilih ukuran yang pas, memastikan tali pengikat dapat dikunci dengan benar, serta memeriksa kondisi helm secara rutin.

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com