- Akademi Komunitas Toyota Indonesia meluluskan 76 mahasiswa angkatan ke-10 di Karawang, Jawa Barat, pada Kamis (24/9/2026).
- PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia menyelenggarakan program pendidikan vokasi tersebut untuk berinvestasi pada kualitas sumber daya manusia industri otomotif.
- Sejak tahun 2015, akademi ini telah menghasilkan ratusan alumni yang terserap di dunia kerja serta berprestasi tingkat regional.
Suara.com - Akademi Komunitas Toyota Indonesia (AKTI) meluluskan 76 mahasiswa dari dua program studi diploma yang dirancang selaras dengan kebutuhan industri otomotif. Lulusan angkatan ke-10 ini terdiri atas 44 lulusan D2 Tata Operasi Perakitan Kendaraan Roda Empat (TOPKR4) dan 32 lulusan D1 Teknik Pemeliharaan Mesin Otomasi (TPMO).
Membawa tema "From Learning to Leading: Empowering Future Industry Professionals," AKTI membekali lulusan dengan kompetensi teknis dan keterampilan praktis. Program ini merupakan inisiatif PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia (SDM) secara berkelanjutan.
"Bagi TMMIN, membangun kualitas SDM bukanlah sebuah program jangka pendek, melainkan investasi untuk memastikan keberlanjutan industri otomotif nasional. Melalui AKTI, kami menanamkan fondasi bagi lahirnya talenta-talenta yang tidak hanya memiliki kompetensi teknis, tetapi juga memahami standar dan budaya kerja industri. Kami percaya, investasi pada manusia hari ini akan menjadi kekuatan bagi industri di masa depan," ucap Presiden Direktur TMMIN Nandi Julyanto pada acara wisuda Angkatan ke-10 AKTI, di TMMIN Plant 1 Karawang, Jawa Barat, Kamis (24/9/2026).
Upaya ini menjadi bagian dari dorongan memanfaatkan bonus demografi melalui keterlibatan langsung pihak industri dalam pendidikan vokasi. Keterlibatan tersebut membantu menyelaraskan potensi generasi muda dengan tuntutan dunia kerja yang terus berkembang.
"Indonesia memiliki banyak anak muda dengan potensi besar untuk tumbuh dan berkembang. Karena itu, pendidikan dan industri perlu berjalan senada dan seirama, membangun kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Melalui people development, termasuk AKTI, TMMIN berupaya memperkuat link and match antara pendidikan dan industri agar generasi muda lebih siap memasuki dunia kerja dan terus berkembang," tutur I Nyoman Winaya Adnyana, Wakil Presiden Direktur TMMIN.
Sejak berdiri pada 27 Oktober 2015, AKTI telah meluluskan 429 mahasiswa. Sebanyak 326 alumni di antaranya bekerja di TMMIN serta 16 perusahaan pemasok dalam rantai pasok Toyota Indonesia. Sejumlah alumni bahkan mendapat penugasan internasional di Filipina, Thailand, Malaysia, hingga Jepang.
"Bagi saya, AKTI bukan hanya memberikan kemampuan teknis, tetapi juga membentuk disiplin, tanggung jawab, dan keberanian untuk terus belajar. Bekal tersebut saya bawa ketika memulai karier sebagai Maintenance Technician hingga akhirnya dipercaya menjadi Team Leader. AKTI menjadi salah satu fondasi penting yang membentuk saya untuk terus berkembang di dunia kerja," kata Muhammad Safiq, lulusan Angkatan 1 TPMO yang kini menjadi Team Leader di Engine Plant Sunter TMMIN.
Lulusan AKTI juga mengukir prestasi di tingkat regional Toyota Group, seperti meraih medali emas kategori Press dan Maintenance serta medali perak kategori Machining dalam Asia Pacific Skill Contest 2026 di Thailand.