Pertama Kali Digelar di Indonesia, Pameran Komponen Otomotif Automechanika Jakarta 2026 Resmi Dibuka

Kamis, 24 September 2026 | 15:15 WIB
Automechanika Jakarta 2026 Resmi Dibuka. (Foto: SUARA.COM/Manuel Jeghesta)
BACA 10 DETIK
  • Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza resmi membuka pameran perdana Automechanika Jakarta 2026 di NICE PIK2 Tangerang pada 24 September 2026.
  • Pameran internasional ini diikuti oleh peserta dari 16 negara serta pengunjung dari hampir 50 negara hingga tanggal 27 September 2026.
  • Ajang ini bertujuan memperkuat daya saing industri manufaktur domestik sekaligus memperluas peran Indonesia dalam rantai pasok komponen otomotif global.

Suara.com - Pameran rantai pasok komponen otomotif internasional Automechanika Jakarta (AMJKT) 2026 resmi dibuka. Perhelatan ini menjadi sejarah baru karena merupakan edisi perdana di Indonesia sejak rantai pameran Automechanika Global berjalan sekitar 50 tahun lalu.

AMJKT 2026 dibuka langsung oleh Wakil Menteri Perindustrian RI, Faisol Riza. Pameran berskala internasional ini dijadwalkan berlangsung hingga 27 September 2026 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), PIK2, Tangerang.

Dalam sambutannya, Wamenperin menekankan arti penting kehadiran ajang ini bagi industri manufaktur dalam negeri.

“AMJKT menjadi momen bersejarah bagi Indoneia karena AutoMechanika Global Series telah berlangsung sejak 50 tahun lalu, dan baru kali ini debut di Jakarta. Seiring dengan itu kita tak lagi menjadi pasar otomotif, tetapi pusat produksinya,” kata Faisol, Kamis (24/9/2026).

Faisol Riza menyampaikan bahwa industri manufaktur non-migas tumbuh 5,23 persen dan menyumbang 16,83 persen terhadap PDB, dengan nilai investasi mencapai sekitar Rp200 triliun. Pertumbuhan kelompok industri ini mencatatkan angka 13,4 persen secara tahunan (Year on Year), sementara ekspor komponen melonjak 41 persen.

“Industri manufaktur non migas ini telah tumbuh 5,23 persen menyumbang 16,83 persen PDB, investasinya 38,9 persen dengan nilai sekitar Rp200 Triliun. Kelompok industri ini tumbuh 13,4 persen Year on Year. Sementara pertumbuhan grosir 20 persen, dan 3skpor komponen naik 41 persen. Pasar otomotif Indonesia sendiri masih terbuka karena rasio kepemilikan kendaraan bermotor di bawah 150 per 1.000 penduduk. Sementara di sektor Roda 2, Indonesia adalah pasar nomor 3 terbesar. Pada Januari hingga Agustus 2026 saja telah terjual 4,3 juta unit, atau naik 2,2 juta unit terhadap tahun lalu,” jelasnya.

Sementara itu Senior VP Consumer Good, Automotive and Textile Shows and Sales Messe Frankfurt Exhibition GmbH, Stephan Kurzawski, menjelaskan skala perhelatan perdana ini.

“Pameran ini menjadi teknis dan solusi praktis untuk garis depan pasar komponen otomotif Indonesia. Sebanyak 16 negara dan wilayah akan hadir di lantai pameran ini. Melihat para pengunjung di sana, kami memperkirakan akan ada pengunjung dari hampir lima puluh negara,” ungkapnya

Ketua Gabungan Industri Alat-alat Mobil dan Motor (GIAMM), Yusak Kristian Solaeman, optimistis pameran ini mampu memperluas peran Indonesia dalam rantai pasok global.

“Pameran akan memperkuat daya saing dan memperluas peran kami dalam rantai pasok otomotif global. Selama beberapa dekade terakhir, industri komponen otomotif Indonesia telah tumbuh secara stabil seiring dengan perkembangan otomotif di dalam negeri. Saat ini, berbagai komponen yang dibuat di Indonesia telah berhasil diekspor ke seluruh dunia,” kata Yusak

“Automechanika Jakarta tidak hanya menjadi ajang pameran produk semata. Tetapi juga menjadi wadah untuk pertukaran pengetahuan, pengalaman, dan pembelajaran. Tetapi juga menjadi perwujudan berbagai perspektif serta sinkronisasi kemitraan serta kemitraan baru,” pungkasnya.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com