- PT BYD Motor Indonesia memamerkan SUV listrik kompak Atto 2 di Jakarta untuk dipelajari pasar potensialnya.
- Head of Product Bobby Bharata menyatakan perusahaan berencana menghadirkan mobil tersebut dengan teknologi baterai canggih terbaru.
- Kendaraan ini menawarkan tiga opsi kapasitas baterai dengan jarak tempuh maksimal mencapai lima ratus satu kilometer.
Suara.com - BYD memamerkan SUV listrik kompak Atto 2 di sela-sela peluncuran teknologi Flash Charging dan mobil premium Danza di Jakarta. Meski belum resmi dijual, mobil listrik ini mulai dipertimbangkan untuk mengisi segmen SUV kompak di pasar otomotif Tanah Air.
Head of Product PT BYD Motor Indonesia, Bobby Bharata, mengatakan Atto 2 menjadi salah satu model yang sedang dipelajari untuk melengkapi jajaran kendaraan BYD di Indonesia.
βIni merupakan salah satu produk atau produk pertama di line up-nya BYD khususnya untuk segmen SUV low atau SUV compact. Jadi kita sedang melakukan research atau penelitian yang lebih dalam mengenai marketnya untuk saat ini,β katanya di Jakarta Selatan, baru-baru ini.
Bobby mengatakan BYD ingin menghadirkan kendaraan yang bisa menjawab kebutuhan konsumen di segmen tersebut. Perusahaan juga berupaya agar Atto 2 dapat segera dipasarkan di Indonesia dengan membawa teknologi Blade Battery generasi kedua yang mendukung pengisian daya cepat Flash Charging.
Meski demikian, BYD belum mengumumkan jadwal resmi peluncuran Atto 2 di Indonesia. Di pasar China, BYD Atto 2 dikenal dengan nama Yuan UP. SUV listrik ini memiliki panjang 4.310 mm, lebar 1.830 mm, tinggi 1.675 mm, serta jarak sumbu roda 2.620 mm.
Dari sisi performa, mobil ini menggunakan motor listrik penggerak roda depan dengan tenaga 70 kW atau setara 94 dk dan torsi 180 Nm. BYD menyediakan tiga pilihan baterai Blade berkapasitas 32 kWh, 45,12 kWh, dan 51,13 kWh. Jarak tempuh yang diklaim berdasarkan standar pengujian CLTC masing-masing mencapai 301 km, 401 km, dan 501 km.
Sementara itu, indikasi kehadiran Atto 2 di Indonesia sebenarnya juga sudah muncul sebelumnya. Berdasarkan pantauan di laman resmi Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta, terdapat dua kode kendaraan yang diduga merujuk pada model ini yaitu SC3E-ETD-1 (4X2) AT dan SC3E-STD-1 (4X2) AT.
Kedua kode tersebut masing-masing memiliki NJKB sekitar Rp245 juta dan Rp281 juta. Namun, angka tersebut bukan harga jual resmi kendaraan karena belum mencakup berbagai komponen biaya lainnya.
Jika nantinya memang dipasarkan, Atto 2 berpotensi meramaikan pilihan SUV listrik kompak di Indonesia.