- Presiden Chery Yin Tongyue meminta maaf di Beijing atas insiden patah as roda Omoda 5 di Malaysia.
- Departemen Perhubungan Darat Malaysia menangguhkan Persetujuan Tipe Kendaraan Omoda 5 pada 11 Oktober untuk audit teknis menyeluruh.
- Chery Malaysia mengumumkan penarikan kembali 8.878 unit Omoda 5 pada 14 Oktober untuk pemeriksaan dan penggantian komponen gratis.
Suara.com - Presiden Chery, Yin Tongyue, menyampaikan permohonan maaf secara terbuka terkait isu kualitas kendaraan di Malaysia yang sempat memicu perhatian publik. Insiden tersebut bermula ketika sebuah unit Chery Omoda 5 mengalami patah as roda belakang di Johor Bahru yang kemudian berujung pada investigasi mendalam serta penarikan kembali atau recall ribuan unit kendaraan.
Berbicara dalam ajang Konferensi Kendaraan Cerdas Dunia (WICV) yang berlangsung di Beijing, Yin mengakui permasalahan tersebut dan menyatakan telah menyampaikan permintaan maaf langsung kepada Menteri Investasi, Perdagangan, dan Industri Malaysia.
Ia juga berpesan agar para pabrikan otomotif asal Tiongkok senantiasa mengedepankan kerendahan hati dan komitmen jangka panjang dalam memperluas pasar global.
"Kami tidak pergi ke luar negeri untuk menuai keuntungan cepat, tetapi untuk menancapkan akar dan mengembangkan pasar-pasar ini untuk jangka panjang," ujar Yin, seperti dilaporkan oleh Sohu, dikutip Senin (26/10/2026).
Dirinya turut menekankan pentingnya kepatuhan terhadap hukum, regulasi, serta praktik bisnis lokal saat berekspansi ke luar negeri.
Insiden lepasnya komponen suspensi dan as roda belakang dari bodi kendaraan yang terjadi pada 6 Oktober tersebut langsung direspon tegas oleh Departemen Perhubungan Darat Malaysia atau JPJ. Pada 11 Oktober, JPJ mengambil tindakan regulasi dengan menangguhkan sementara Persetujuan Tipe Kendaraan untuk Omoda 5. Kebijakan ini diterbitkan untuk melakukan audit teknis menyeluruh yang mencakup lini perakitan, sistem kontrol mutu, hingga pemeriksaan pengelasan.
Sedangkan sebagai tindak lanjut, pihak Chery Malaysia mengumumkan kampanye penarikan kembali atau recall yang mencakup 8.878 unit varian Omoda 5 C dan H per 14 Oktober. Pihak pabrikan berkomitmen untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh serta penggantian komponen secara gratis bagi kendaraan yang terdampak. Kasus ini sendiri terpisah dari kampanye inspeksi sebelumnya pada tahun 2024 yang melibatkan 600 unit akibat kendala kalibrasi alat dari pemasok.