- Daihatsu Gran Max menguasai 45 hingga 46 persen penjualan di Jawa Tengah, Yogyakarta, Bali, dan Nusa Tenggara pada 2026.
- Permintaan tertinggi di Nusa Tenggara didominasi tipe pikap untuk distribusi hasil bumi, sedangkan Jawa Tengah dan Bali memilih varian blind van.
- Pertumbuhan penjualan nasional melampaui 50 persen akibat ekspansi usaha serta dukungan program Makan Bergizi Gratis pemerintah.
Suara.com - Daihatsu Gran Max Series mencatatkan pencapaian signifikan sebagai kontributor terbesar penjualan Daihatsu di wilayah Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Bali, dan Nusa Tenggara dengan porsi mencapai 45 hingga 46 persen. Tingginya angka penjualan ini ditopang oleh kebutuhan kendaraan niaga yang krusial untuk menunjang berbagai kegiatan operasional usaha, mulai dari sektor perdagangan hingga rantai pasok logistik di berbagai daerah.
Kepala Wilayah Jateng, Jogja, Bali, dan Nusra PT AI-DSO, Budhy Lau, menjelaskan bahwa Gran Max tetap memegang peranan kunci sebagai model terlaris di wilayah operasionalnya. Meskipun demikian, spesifikasi jenis kendaraan niaga yang diminati konsumen menunjukkan variasi yang dipengaruhi langsung oleh karakteristik aktivitas bisnis serta kondisi geografis masing-masing daerah.
Di wilayah Nusa Tenggara sebagai contoh, kontribusi penjualan Gran Max bahkan mampu menyentuh angka sekitar 60 persen dari total penjualan Daihatsu setempat. Pasar di wilayah ini didominasi kuat oleh tipe pikap yang diandalkan masyarakat untuk mendistribusikan berbagai komoditas hasil bumi seperti produk pertanian dan sayur-mayur.
“Mayoritas kalau di Nusa Tenggara hampir 90% itu Pick Up semua, karena memang di sana kan banyak hasil bumi seperti sayur-mayur gitu ya,” kata Budhy di Denpasar, Bali, Kamis (29 Oktober 2026).
Berbeda dengan wilayah Nusa Tenggara, permintaan di area Jawa Tengah dan Bali lebih didominasi oleh varian Gran Max Blind Van. Kendaraan jenis ini banyak dipilih pelaku usaha untuk mengakselerasi efisiensi pengiriman barang dan mendukung kebutuhan logistik perkotaan yang dinamis.
Konsumen pengguna kendaraan niaga andalan Daihatsu ini pun berasal dari spektrum yang luas. Mulai dari pelaku usaha skala mikro dan kecil seperti pedagang pasar tradisional serta pemilik warung, hingga korporasi penyedia jasa logistik serta pembeli kategori fleet. Ragam pengguna tersebut menegaskan fleksibilitas kendaraan dalam memenuhi standar operasional berbagai sektor industri.
Tren positif ini turut tercermin secara nasional sepanjang 2026. Head Domestic Marketing & Corporate Communication Division PT Astra Daihatsu Motor ADM, Budi Mahendra, mengungkapkan bahwa performa penjualan model Gran Max membukukan pertumbuhan impresif hingga melampaui 50 persen jika dikomparasikan dengan periode tahun sebelumnya.
Lonjakan permintaan tersebut tidak hanya bertumpu pada ekspansi kebutuhan niaga konvensional dari para pelaku usaha mandiri. Faktor pendukung lainnya datang dari realisasi program strategis pemerintah, termasuk implementasi program Makan Bergizi Gratis MBG yang turut menggerakkan sektor distribusi dan logistik domestik.