SuaraPekanbaru.id - Terkait gelaran motor trail yang merusak sejumlah habitat tumbuhan di rawa Rancaupas, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, beberapa waktu lalu.
Bupati Bandung, Dadang Supriatna atau yang kerap dipanggil Kang DS, angkat bicara.
Dia menyayangkan beberapa hal yang membuatnya geram.
Selain merusak habitat tumbuhan langka yakni bunga edelweis rawa, Bupati geram lantaran pada event tersebut mencatut logo Kabupaten Bandung tanpa ijin.
"Ku urang dumumule Leuweung teh, ku aranjeun dirusak (oleh kita semua dijaga hutan itu, oleh kalian malah dirusak)," kata Bupati dilansir dari laman Adalah Kabupaten Bandung.
Hal itu pun mengundang banyak kecaman dari berbagai pihak termasuk pemerintah Kabupaten Bandung.
"Tentunya saya sangat menyayangkan dan mengecam keras kejadian ini," imbuhnya.
Lebih lanjut Dadang mengatakan jika pihaknya tidak mengetahui sama sekali terkait pencatutan logo Pemerintah Kabupaten Bandung pada gelaran yang mengusung tema Rancaupas Camping Adventure Explore 2023 tersebut.
"Perihal Logo Pemkab Bandung yang dicatut di Flyer Acara, Itu tanpa sepengetahuan Saya dan kita pastikan bahwa logo pemkab bandung dicatut tanpa izin, tentunya kami sangat merasa dirugikan dengan kejadian ini," tegasnya.
Baca Juga: Viral Belasan Orang Malang Korban Penyebarluasan Foto di Akun Twitter 'Dewasa'
Bahkan secara tegas, Dadang mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Bandung tidak akan pernah mendukung dan memberikan ijin segala bentuk kegiatan yang dapat merusak alam.
"Kita pemerintah Kabupaten Bandung tidak pernah mendukung dan memberikan izin terhadap kegiatan yang merusak lingkungan dan Hutan," ungkap Dadang.
Bahkan, dikatakannya bahwa seluruh pihak panitia dan pihak lainnya yang mendukung gelaran tersebut harus bertanggungjawab.
"Panitia acara dan pihak-pihak yang mendukung terselenggaranya acara itu harus bertanggung jawab atas
kejadian ini dan kita akan tindak lanjut," kata Bupati.
Seperti diketahui sebelumnya, gelaran yang melibatkan sejumlah pemotor trail sebagai pesertanya, menjadi perbincangan di berbagai laman media sosial.
Hal tersebut lantaran terjadi kekecewaan dari peserta atas panitia yang berimbas pada pembakaran sejumlah sepeda motor di lokasi kejadian.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
Terkini
-
WO Ikut Disalahkan, Ini Kisaran Biaya Sewa Wedding Organizer Pernikahan Teuku Rassya
-
Godzilla Minus Zero Rilis Teaser Perdana, Berlatar 2 Tahun Usai Kehancuran
-
Hancurkan Liverpool, PSG Bidik Rekor Langka di Liga Champions
-
Mencekam! Duel Nyali di Tanjungkarang: Anis Lawan Begal yang Umbar Tembakan di Tengah Hari
-
Dihajar Vietnam, Pelatih Malaysia Beri Peringatan Keras Jelang Lawan Timnas Indonesia U-17
-
Iran Beberkan Update Negosiasi Damai ke Turki, Soroti Dosa Besar AS-Israel
-
Pesona Danau Toba dan Samosir Jadi Pembuka Etape Perdana MAXI Tour Boemi Nusantara 2026
-
Seskab Teddy Ungkap Isi Pertemuan Empat Mata Prabowo dan Macron
-
Punya Utang Pinjol di Bawah Rp1 Juta Bisa Ajukan KPR, Apa Dampaknya ke Perbankan?
-
Membaca Dalil-Dalil Agama Gus Dur: Menyusuri Jembatan Keilmuan Islam di Indonesia