SuaraPekanbaru.id- Pejabat yang punya motor moge dan dipamerkan ke publik saat ini menjadi sorotan. Situasi ini bukan dirasakan oleh mantan Pejabat Ditjen Pajak Kementerian Keuangan, Rafael Alun Trisambodo saja, tapi juga suami dari Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati.
Suami Sri Mulyani juga mendapatkan sorotan ketika dikabarkan kalau dia memiliki motor gede (moge).
Kendati memiliki moge, namun suami dari Menkeu Sri Mulyani bernama Tonny Sumartono ini, bukan digunakan untuk jadi ajang pamer.
Sri Mulyani melarang Tonny Sumartono untuk memakai moge yang sudah dibelinya pakai uang sendir.
Hal seperti itu, menjadi konsekuensi bagi Tonny Sumartono karena menjadi seorang suami dari seorang menteri.
Sri Mulyani sendiri membenarkan kalau suaminya punya moge. Tapi kata dia, kalau suaminya itu dilarang memakai untuk dipamerkan.
"Betul suami saya membeli berapa itu nilainya, sekitar Rp 150 juta," ucap Sri Mulyani kepada Andy F Noya seperti dikutip dari YouTube Metro TV dalam acara Kick Andy, dilihat Rabu (8/3/2022).
Andy sempat bertanya apakah memiliki moge identil dengan barang mewah.
"Iya. Makanya saya bilang sama suami boleh beli, tapi nggak boleh naik," kata Sri Mulyani.
Sri Mulyani juga disinggung apakah suaminya masih bisa bahagia akibat ada larangan dari istrinya untuk naik moge.
Sri mengatakan kalau itu sudah jadi konsekuensi yang harus diterima dan tak bisa ditawar.
"Kayaknya semenjak kita menikah dari tahun 1988, dia happy-happy saja. Dia tahu banget konsekuensi menjadi suami seorang Sri Mulyani," kata dia.
Saat ditanya tentang Bahagia yang dirasakan oleh suaminya yang dilarang naik moge kesayangan, Sri Mulyani pun tak menanggapi hal iut.
Perasaan suami dari Sri Mulyani kata dia bukan untuk menjadi konsumsi public, yang menjadi perdebatan nantinya.
"Jadi jangan diputer lagi masalah suami saya happy atau nggak happy. Suara saya tinggi lagi, ya karena saya merasa kemana lagi ini," kata dia.
Manteri Keuangan, memberikan kebijakan untuk melarang jajarannya menggunakan moge.
Dengan mengendarai dan pamer kendaraan mewah tersebut sangatlah riskan. Hal ini juga untuk memperbaiki citra dari Dirjen Pajak yang sedang ramai menjadi buah bibir masyarakat.
"Kalau kita lihat prioritasnya, prioritas hari ini adalah mengembalikan kredibilitas dari Kementerian Keuangan," ungkap Sri Mulyani. (*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
Terkini
-
Jadwal MotoGP Ceko 2026: Marc Marquez Tak Mau Memberi Harapan Palsu
-
Dua Sekolah Rakyat Permanen di Pasuruan Siap Gelar Open House pada Juli
-
Jakarta Janjikan Kawasan Pedestrian Modern Bebas Genangan di Rasuna Said
-
Tentara Israel Tewas Terbunuh di Ledakan Dahsyat di Lebanon, Belasan Lain Luka Parah
-
Daftar Raja Assist Piala Dunia Sepanjang Masa: Lionel Messi dan Diego Maradona Berbagi Rekor
-
Darmawan Prasodjo Kembali Pimpin PLN, Didampingi Wadirut Baru
-
DPRD Kritik Kesiapan Liburan di Jogja, Wisatawan Terancam Kesulitan Akses ke Malioboro
-
Agar Wanginya Tahan Lama, Parfum Sebaiknya Disemprot di Kulit atau Baju?
-
Akhirnya! Amerika Serikat dan Iran Tanda Tangan Perjanjian Sudahi Perang
-
BrookFarm Gelar Almond Run 2026 di GBK, Targetkan Lebih dari 5.000 Peserta