SuaraPekanbaru.id- Lucky Hakim mundur dari kursi Wakil Bupati Indramayu karena dirinya merasa tidak diberi tugas juga mandat oleh pasangan dalam dunia politiknya.
Sekarang usai menyatakan diri mundur dari jabatannya itu, Lucky pun membeberkan kejadian apa yang sebetulnya terjadi, hinga dirinya dibilang nganggur oleh pihak DPRD.
Meskipun sudah mundur dan nonaktif dari jabatan sebagai Wakil Bupati Indramayu, namun Lucky mengaku dirinya masih menerima transferan dana, pasca pamitan.
Sebelumnya Lucky Hakim merasakan sebuah badai politik yang membuat dirinya ‘nganggur’ menjadi Wabup Indramayu. Dia tidak diber tugas oleh Buapti Indramayu, hingga memutuskan untuk mengundurkan diri.
Dia merasa tak bisa menjalankan tugas dan kewenangannya sebagai wakil raykat, untuk menambupung suara masyarakat. Lucky pun memberikan klarifikasi soal itu.
Lucky Hakim yang hadir di YouTube Ngobrol Asix dengan Anang Hermansyah, menyebutkan kalau dirinya mendapatkan sindiran dari DPRD karena tak punya tugas untuk dijalankan.
"Kami membayar wakil untuk bekerja tapi dia nganggur. Jadi saya dibilang nganggur oleh DPRD, benar memang nganggur," ucap Lucky Hakim dikutip dari YouTube Ngobrol Asix, Jumat (10/3/2023).
Lucky pun terkejut secara tiba-tiba ada uang yang masuk ke dalam rekeningnya, meski dirinya sekarang sudah tidak lagi aktif dalam tugasnya.
"Tadi malam aja tiba-tiba saya mendapat uang ke rekening Rp40 juta, untuk koordinasi apa. Koordinasi apa, orang gua nggak ngapa-ngapain," kata Lucky.
Imbas dari keputusannya untuk undur diri menjadi orang nomor dua di Indramayu, Lucky Hakim mengakau seluruh privilege yang sempat dimilikinya kini sudah ditarik lagi.
"Ajudan saya ditarik, protokoler saya ditarik, patwal polisi saya ditarik, satpol PP ditarik bahkan tukang ketik di kantor pun ditarik. Bahkan sampai semua foto saya dicopot, kecuali di gedung DPRD," kata dia.
Lucky Hakim menjelaskan ketika dirinya menjabat sebagai Wakil Bupati Indramayu, gajinya turut diungkap. Dia mendapatkan gaji serta tunjangan sebagai wakil bupati, bisa mencapai Rp150 hingga Rp200 juta per bulan.
"Tiap bulan saya dapat uang gaji kecil, cuma Rp5 juta tapikan take home pay besar ratusan lah. Kalau ada pendapatan uang pungut pajak, dan lain-lain setahun dibagi 12, Rp150 sampai Rp200 juta per bulan," kata Lucky mengungkapkan.
Banyak yang menilai kalau keputusan Lucky Hakim untuk mengundurkan diri dari jabatannya, hanya sekedar mencari sensasi. Tapi diapun membantah hal tersebut. Lucky tak ingin kinerjanya sebagai Wakli Bupamti Indramayu hanya sekedar memakan gaji buta saja.
Dia ingin menjalankan tugasnya sebagai pejabat daerah, untuk membantu masyarakat.
"Saya gak mau makan gaji buta, walaupun ini seolah-olah saya tuh kaya cari sensasi tapi kalau cari sensasi ini kemahalan dong. Saya meninggalkan segala kemewahan, kalau cari sensasi saya tinggal mandiin buaya, ini ninggalin jabatan risikonya dihina digebukin, kehilangan potensi finansial," kata Lucky Hakim. (*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Panduan Memilih Baterai Terbaik dengan Teknologi Double Child Guard dari Panasonic
-
Direktur Bus ALS Jadi Tersangka Buntut Kecelakaan Musi Rawas, Ini Sosoknya
-
Sentil Prestasi Timnas, Prabowo Bandingkan RI dengan Cape Verde yang Penduduknya Kalah dari Sumedang
-
Prabowo: Orang Pintar Kita Banyak, Harus Dicari, Dibina dan Diberi Kesempatan
-
Kiprah Norman Joesoef, Sosok Kunci Kerja Sama Drone Baykar dan Rudal BrahMos dengan Indonesia
-
Bulan Terbaik untuk Liburan ke Bali, Kapan Waktu yang Paling Ideal?
-
5 Coffee Shop 24 jam untuk Kamu yang Bosan Nugas di Kos
-
Bcrobes Dorong Riset Berbasis Mikrobioma, Ungkap Potensi Probiotik dalam Mendukung Terapi Jerawat
-
Api Mengamuk di Galangan Kapal Karangsong, 5 Mobil Damkar Dikerahkan
-
Bisa Deteksi Makanan Busuk di Ompreng, Ini Inovasi BRIN untuk MBG yang Bikin Prabowo Kepincut