SuaraPekanbaru.id- Tak lama lagi umat muslim akan melaksanakan ibadah puasa, karena bulan Ramadhan sudah ada di depan mata.
Kebiasaan masyarakat menjelang bulan Ramadhan berbondong-bondong untuk datang ke makam, dalam rangka berziarah ke kubur sanak keluarga yang sudah meninggal.
Ziarah kubur ini menjadi salah satu tradisi bagi umat muslim yang ada di Indonesia, terutama ketika akan bersiap menyambut bulan Ramadhan.
Kendati banyak yang melakukan itu, tapi masih banyak juga yang belum mengetahui apa manfaat dari melakukan hal itu.
Mengutip dari kanal YouTube Ustadz Abdul Somad Official Fans, yang dilihat pada hari Senin (13/3/2023), Ustadz kondang asal Pekanbaru, Riau tersebut memberikan penjelasan.
Disarankan oleh Ustadz Abdul Somad, agar umat muslim bisa menyambut kedatangan bulan Ramadhan dengan hati yang bersih dan suci.
Banyak cara untuk mendapatkan kesucian hati. Satu diantaranya kata Ustadz Abdul Somda dengan berziarah ke kubur.
"Adapun berziarah kubur menjelang Ramadhan, maka sesungguhnya bulan mulia ini musti disambut dengan kesucian hati," ucap pria yang akrab disapa UAS itu.
Menurut Ustadz Badul Somad dengan berziarah ke kubur khususnya menjelang bulan Ramadhan bisa mengingatkan seorang umat muslim dengan kematian.
"Disucikan hati dengan mengingat mati," begitu kata dia.
Selain itu kata UAS juga, dengan berziarah ke kuburan sebelum memasuki bulan Ramadhan, bis menjadi nasehat yang baik untuk diri sendiri.
"Cukuplah kematian itu sebagai nasehat. Nasehat yang tidak bersuara tak berhuruf, nasehat itu diam. Itu adalah nasehat kematian," jelas UAS.
Bukan itu saja, UAS mengatakan dengan melakukan hal itu, akan membuat seorang muslim bisa lebih fokus dan khusyuk dalam beribadah.
"Maka sebelum Ramadhan berziarah supaya hati mengingat mati, maka lebih khusyuk ibadah Ramadhannya. Semakin berziarah ke kubur sebelum Ramadhan akan menguatkan keyakinan bahwa dia mati menghadap Allah," jelasnya lagi.
Hati yang keras kata UAS diharapkan bisa merubah menajdi lebih lembut dan hikmat ketika berpuasa di bulan Ramadhan 2023.
Berita Terkait
-
3 Rekomendasi Kuliner Sarapan Pagi di Kota Pekanbaru Bisa Bikin Lidah Bergoyang dan Perut Kenyang
-
3 Ide Menu Resep Makanan Buat Sajian Pertama Buka Puasa dan Sahur di Bulan Ramadhan, Olah Ayam dan Tahu Jadi Lezat
-
Berburu Makanan Khas Riau Bisa di Kota Pekanbaru dan Sekitarnya, Gulai Belacan Hingga Lapek Bugi Wajib Dicocol
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Review Jujur dari Buku Kisah Kota Kita: Merawat Kota, Merawat Rasa
-
Usul Pindah Gerbong: Mengapa Pernyataan Menteri PPPA Memicu Amarah Publik?
-
Menyembuhkan Rasa, Kerentanan dan Mimpi dalam Buku Puisi Pelesir Mimpi
-
Jelang Drawing Piala Asia 2027, Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Potensi Bahaya dari Pot 4
-
Aturan Baru DHE SDA Berlaku 1 Juni 2026, Devisa Eksportir Wajib Disimpan di Bank Negara
-
Pesantren dan Masa Depan Karakter Bangsa: Jangan-jangan Ini Jawabannya
-
Hewan Kurban Pilih Jantan atau Betina? Ketahui yang Paling Utama Menurut Syariat
-
Selaku Bapak-Bapak yang Kerap PP Rembang-Tuban, Saya Menaruh Kejengkelan terhadap Hal-Hal Ini!
-
13 Atlet Panjat Tebing Indonesia Jadikan Seri Wujiang Pemanasan Asian Games
-
Cerita Bapak-Bapak PP Rembang-Tuban: Mengapa Saya Selalu Mengelus Dada Setiap Melintas di Jalur Ini?