SuaraPekanbaru.id- Band Radja mendapatkan kabar yang kurang baik ketika mereka beres konser di Johor, Malaysia. Mereka mendapatkan ancaman pembunuhan dari beberapa orang yang berbadan besar.
Usai kabar tersebut tersiar dan heboh di publik, terbaru muncul pernyataan dari pihak yang menyatakan diri sebagai promotor. Pihak tersebut memberikan klarifikasi, terkait dengan insiden yang dialami oleh Ian Kasela dan kawan-kawannya.
Dalam surat terbuka yang diposting dalam akun resmi MEE2 Event, sebagai pihak penyelenggara konser Radja di Johor, Malaysia, memberikan klarifikasi terkait dangan kabar tersebut.
Menurut pihak penyelenggara situasi tersebut terjadi karena ada kesalahpahaman saja.
"Mimosa Events & Entertainment selaku penyelenggara acara Majestic Johor Concert - Radja Live in Johor 2023 mengetahui kabar hangat terkait isu tersebut setelah konser di Larkin, Johor pada 11 Maret 2023.
Sehubungan dengan itu, kami ingin menginformasikan kepada Anda bahwa laporan tersebut tidak mencerminkan keadaan sebenarnya, dan disebabkan oleh kesalahpahaman mengenai komitmen komersial dan operasional selama acara berlangsung," tulis keterangan dari pihak MEE2 Event sebagai promotor konser, dikutip dari akun Instagram mereka Rabu (15/3/2023).
Pihak promotor dalam klarifikasinya pun tidak memungkiri kalau ada terjadi keributan dalam momen konser tersebut.
Hanya saja, pihak penyelenggara tersebut mengklaim kalau kondisi itu masihbisa tertangani baik.
"Diskusi yang awalnya damai menjadi panas dan sempat terjadi keributan. Namun tetap terkendali. Setelah diselidiki lebih lanjut, Grup Radja sama sekali tidak mengetahui semua masalah yang diangkat, sebelum dan selama konser karena semua komunikasi antara penyelenggara dan grup hanya melalui Manajer Lokal grup,” lanjutnya.
Menurut mereka dengan hal itu terjadi miss informasi, yang seharunsya diterima oleh kelompok yang terlibat dari pihak penyelenggara.
Pihak Promotor konser juga turut menjelaskan kalau mereka sudah berusaha, untuk melakukan investigasi terkait dengan ancaman pembunuhan tersebut.
Mereka pun berharap kasus tersebut tidak dilanjutkan semakin larut.
"Kami juga telah memberikan kerja sama penuh kepada PDRM, untuk melakukan investigasi dan dibantu oleh Konsulat Jenderal KBRI Johor Bahru. Kami berharap masalah ini dapat diklarifikasi, dan tidak ada perselisihan berkepanjangan antara kedua negara," terangnya.
Promotor melanjutkan, mereka merasa menyesal terkait adanya insiden menimpa band Radja. Mereka ingin suksesnya acara yang digelar, tidak ada noda dengan ancaman pembunuhan, yang diterima oleh Radja.
"Oleh karena itu pihak penyelenggara sangat menyesalkan kejadian tersebut, dan dengan tulus meminta maaf kepada Radja Group atas kejadian tersebut,” kata mereka meminta maaf.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Viral Pelayanan Jutek di Puskesmas Cisarua, Ini Respons Pimpinan
-
Persib vs PSM Makassar: 6 Poin Penting Pesan Pak Haji Umuh untuk Jaga Tahta Klasemen
-
3 Rekomendasi Sepatu Lokal Terbaik Januari 2026, Kualitas Premium Cuma 300 Ribuan
-
'Satu Foto Sejuta Cerita' Dedie A. Rachim Terpukau oleh Karya Jurnalistik di APFI 2026
-
4 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaik untuk Bapak-Bapak di Mei 2026
-
Long Weekend Makin Nyaman, BSB Cash Bank Sumsel Babel Jadi Andalan Pengguna Tol dan LRT
-
Gaya 'Old Money' dengan Sepatu Lari Lokal: 5 Brand yang Tampil Mewah Tanpa Logo Mencolok
-
Waspada Hantavirus! Banten Pernah Catat 1 Kasus, Pintu Masuk Internasional Dijaga Ketat
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
Dedi Mulyadi Ingin Kembalikan Kawasan Batutulis Bogor Jadi Area Hijau dan Sejarah