SuaraPekanbaru.id - Akibat ulahnya yang mengonsumsi narkoba, seorang oknum personel Polres Indragiri Hilir, Polda Riau, terpaksa harus berurusan dengan hukum.
Oknum tersebut berinisial Brigadir AM, yang ketahuan mengonsumsi barang haram narkoba jenis sabu-sabu.
Dia mengonsumsi barang tersebut di Pekanbaru, Riau, pada Senin (13/3/2023), dilansir dari laman Twitter IG.info_riau.
Diketahui, Brigadir AM merupakan anggota yang bertugas di satuan perawatan tahanan dan barang bukti (Sat Tahti) Polres Indragiri Hilir.
Kejadian itu pun dibenarkan oleh
Kapolres Indragiri Hilir, AKBP Norhayat Sahmad.
Saat ini Brigadir AM, dikatakan Norhayat Sahmad, masih dalam proses pemeriksaan oleh tim penyidik Polresta Pekanbaru.
"Benar, dia merupakan anggota Tahti dan kini masih diproses di Polresta,” kata Norhayat.
Norhayat menegaskan jika tindakan anak buahnya itu sudah melanggar aturan dan tidak patut untuk dicontoh, serta harus mendapatkan tindakan tegas, sesuai dengan aturan yang berlaku.
“Akan diproses sesuai aturan, apakah baik itu melalui sidang kode etik, nanti lihat hasil pemeriksaan,” tegasnya.
Baca Juga: Shin Tae-yong Masih Percaya Nadeo Argawinata, Padahal Lagi Banyak Kebobolan
Kapolres Indragiri Hilir menegaskan kepada seluruh personelnya supaya tidak terjerumus pada tindakan seperti yang dilakukan oleh Brigadir AM.
“Jauhi narkoba karena tidak ada manfaatnya yang ada hanya menunggu kehancuran karier maupun keluarga,” tegas Norhayat.
Di sisi lain, Brigadir AM kini sudah berada di Polresta Pekanbaru untuk menjalani serangkaian pemeriksaan, yang sebelumnya berada di Polsek Rumbai Pesisir.
Hal itu dibenarkan oleh Kasatnarkoba Polresta Pekanbaru, Komisaris Polisi (Kompol) Manapar Situmeang.
“Iya benar. Untuk Brigadir AM baru hari ini diserahkan ke Polresta,” katanya.(*)
Berita Terkait
-
Selundupkan Kokain Cair ke Botol Sampo, WNA Brazil Gustavo Diciduk Polisi Saat Tiba di Bandara Soetta
-
Banjir Dukungan, Irish Bella Unggah Postingan Baru usai Ammar Zoni Ditangkap Kasus Narkoba
-
Anak Lilis Karlina Jadi Bandar Narkoba, Ini Lho Bahaya Narkoba bagi Remaja!
-
Masih SMP, Anak Lilis Karlina Jadi Bandar Narkoba, Ini Tanda Anak yang Rentan Pakai Narkoba
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam