SuaraPekanbaru.id- Diprediksi kalau pasar Cik Puan Kota Pekanbaru yang terbakar di bulan lalu, sudah bisa ditempat para pedagang.
Progres terhadap pembangunan yang kios sementara di Pasar Cik Puan sudah hampir rampung.
Hingga hari Selasa (21/3) kemarin, kios sementara untuk para pedagang di Pasar Cik Puan itu sudah terpasang dengan dinding. Termasuk sebagai juga sudah terpasang rangka atap dari bahan baja ringan.
Kios sementara yang dibangun oleh Pemerintah Kota (Pemko) pekanbaru ada 220 unit. Semuanya harus rampung pada pekan ini. Kios itu disediakan untuk para pedagang yang menjadi korban terdampak kebakaran Pasar Cik Puan.
"Sesuai dengan progress ini sebagian sudah terpasang atap dan dindingnya," ucap Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru, Zulhelmi Arifin, Rabu (22/3/2023).
Zulhelmi mengatakan, jika kios sementara tersebut diharapkan akan tuntas di awal Bulan Ramadhan 1444 H.
Pihaknya sangat ingin, bagi para pedagang supaya bisa kembali membuka lapaknya, di awal bulan puasa besok.
Seperti yang diketahui kalau pasar tersebut terbakar di tanggal 19 Februari 2023 lalu.
"Kita harapkan pada awal Ramadan nanti, seluruh kios sudah ditempati oleh para pedagang. Untuk dinding, rata-rata sudah semua. Tapi atap memang belum semua," terangnya.
Baca Juga: Masa Liburan Tiba, 3 Tempat Wisata di Kota Pekanbaru Ini Selalu Diburu Anak Muda
Pengerjaan berlanjut dengan melakukan pengecoran di lantai kios sementara. Terkait dengan anggaran dalam pembangunan kios sementara, menelan anggaran mencapai Rp 2,6 miliarm yang bersumber dari anggaran Belanja Tidak Tetap (BTT) APBD tahun 2023 Kota Pekanbaru. (*)
Sumber: Riauonline.co.id jaringan Suara.com
Tag
Berita Terkait
-
220 Unit Kios Sementara Dibangun Pasca Kebakaran di Pasar Pagi Cik Puan Pekanbaru, Ditargetkan Selesai dalam Dua Pekan
-
Pemko Pekanbaru Pakai Sistem Undi Bagi 220 Kios Baru di Pasar Cik Puan Pasca Kebakaran Terjadi
-
Kejar Waktu Bangun Ratusan Kios di Pasar Cik Puan Pekanbaru, Pedagang Bisa Jualan Lagi saat Bulan Puasa
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?
-
Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas
-
Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?
-
Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil
-
Puluhan Tangki Tiap Musim Kemarau Tak Selesaikan Masalah, Warga Kemesu Minta Pencarian Sumber Air