SuaraPekanbaru.id - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marvel) Republik Indonesia, Luhut Binsar Panjaitan, menantang anak muda ahli IT di Indonesia.
Hal itu ia sampaikan untuk membereskan 27 ribu aplikasi milik pemerintah.
Sebelumnya, aplikasi yang dibuat oleh pemerintah tersebut, mendapat keluhan dari Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati.
Menurut Sri Mulyani jika aplikasi-aplikasi itu tidak berfungsi secara multifungsi sehingga dianggap tidak efisien dan bahkan cenderung memboroskan anggaran negara.
Di sisi lain, Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo), Johnny G Plate mengatakan bahwa pihaknya bakal menutup aplikasi-aplikasi tersebut secara bertahap.
Bahkan dia berjanji akan menggantikan aplikasi-aplikasi yang tidak berfungsi itu dengan satu aplikasi super (Super App).
Luhut mengaku jika dia telah memberitahukan kepada Menteri PAN RB, Abdullah Azwar Anas, bahwa di Indonesia mempunyai banyak anak muda hebat yang mampu membuat aplikasi.
Baik aplikasi-aplikasi yang dibuat di lingkungan kementerian, lembaga, Pemda dan lainnya.
Menurut Luhut, puluhan ribu aplikasi tersebut melewati banyak vendor.
Baca Juga: Shin Tae-yong Masih Yakin Justin Hubner Gabung Ke Timnas Indonesia U-20
"Ternyata kita punya 27 ribu aplikasi seluruh pemerintahan ini, itu punya berapa banyak vendor," kata Luhut yang dilansir dari Kemkominfo TV.
Namun pernyataan Luhut pun mendapat berbagai macam kritikan dari berbagai kalangan masyarakat, terutama dari mereka yang bergerak di dunia IT dan programmer.
Salah satu kritikan datang dari seorang profesional programmer, Fuadit Muhammad yang dia unggah di laman media sosial miliknya @fuaditrockz
Dia mengatakan bahwa anak muda ahli IT tidak perlu ditantang, namun diberi ruang saja.
Ruang yang dimaksud Fuadit yakni bahwa sistem internal yang telah dibuat oleh para ahli IT, tidak sampai direcokin oleh pejabat eselon yang ingin merubah sistem.
"Karena biasanya mereka mencari celah untuk korupsi," kata Fuadit. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan