SuaraPekanbaru.id - Selama Bulan Ramadhan, ada sejumlah aturan pemerintah yang harus ditaati masyarakat Kota Pekanbaru.
Aturan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru selama Bulan Ramadhan itu dalam rangka membangun situasi kondusif bagi umat Islam yang menjalankan ibadah puasa.
Dengan kata lain, Pemko Pekanbaru mengajak masyarakat yang tidak berpuasa untuk menghormati umat Islam yang menjalankan ibadah puasa Bulan Ramadhan.
Karena itu, jauh sebelum Bulan Ramadhan ini, Pemko Pekanbaru bersama unsur Forkopimda serta pihak terkait menyiapkan Draf Pengaturan Aktivitas Selama Ramadan 1444 H di Pekanbaru yang dihadiri perwakilan FKUB, Kantor Kementrian Agama Pekanbaru dan sejumlah OPD teknis.
"Kita sudah rumuskan draf untuk surat edaran wako terkait aktivitas Ramadan. Draf ini nanti kita sampaikan ke pimpinan dan draf ini sudah disepakati peserta rapat," kata Asisten I Sekretariat Daerah Kota Pekanbaru, Masykur Tarmizi, menjelang Bulan Ramadhan.
Katanya, seluruh hiburan malam di Kota Pekanbaru tidak boleh beroperasi selama Bulan Ramadhan 1444 H.
Namun, hiburan malam yang merupakan fasilitas hotel tetap buka dengan adanya pembatasan jam operasional.
Rumah makan, restoran dan kafe juga harus tutup sementara selama Ramadhan. Mereka hanya boleh buka atau melayani pelanggan mulai pukul 16.00 WIB.
Usaha rumah makan, restoran dan kafe yang hendak beroperasi selama Ramadhan harus memenuhi syarat dan ketentuan yang ada.
Baca Juga: Mengenal Robi Darwis, Aktor di Balik Kemenangan Persib Atas Dewa United
Pengelola tempat makan mesti mengurus izin ke DPMPTSP Kota Pekanbaru agar bisa buka saat pagi dan siang selama Ramadhan.
"Izin ini hanya bagi tempat makan yang melayani pelanggan tidak bergama Islam," ujarnya.
Selain itu, Pemko Pekanbaru menganjurkan umat Islam untuk menghidupkan malam Ramadhan. Ada juga ajakan agar meningkatkan ibadah selama bulan puasa, membayarkan sedekah dan zakat.
Para pengurus masjid menggelar iktikaf dalam sepuluh hari terakhir. Mereka tidak hanya menggelar ibadah selain tarawih tapi juga ibadah malam untuk menghidupkan suasana malam Ramadan.
Katanya, masyarakat tidak beragama Islam agar menghormati mereka yang menjalankan puasa Ramadhan dengan mengenakan busana yang sopan.
Selain itu, selama Bulan Ramadhan, jangan sampai makan di sembarangan tempat untuk menghormati umat Islam yang berpuasa. ***
Berita Terkait
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Diborgol di Myawaddy Myanmar, 2 WNI Disiksa Sindikat Scam dan Diperas Rp220 Juta
-
Walikota Zohran Mamdani Mau Tangkap dan Penjarakan Benjamin Netanyahu saat Injak Kaki di New York
-
5 Korban KM Nurul Salsa Ditemukan Selamat Berpegangan pada Rompong Nelayan
-
Bisnis Manufaktur Terus Lakujan Ekspansi, Buruh Masih Tetap Bekerja
-
Tuas Persneling Mobil Manual Mendadak Seret? Jangan Dipaksa, Kenali Penyebab dan Solusi Mudahnya!
-
Pulang Main Futsal, Pria di Koja Dibegal: Kepala dan Kaki Luka Parah
-
Psikologi Tren Blind Box: Kita Beli Mainannya atau Rasa Penasarannya?
-
DPR Kritik 'ASN Tak Kerja', Netizen Kuliti Jejaknya: Diduga Pakai Ijazah Palsu
-
Karhutla di Bengkalis Meluas hingga 80 Hektare: Asap Pekat, Angin Kencang
-
Tertarik Jadi Volunteer Piala Dunia Edisi Berikutnya? Perhatikan 6 Hal Ini!