SuaraPekanbaru.id - Ngabuburit adalah kegiatan yang dilakukan umat Muslim di Indonesia sebelum waktu berbuka puasa tiba.
Kegiatan ini biasanya dilakukan pada waktu sore hari, setelah seharian berpuasa.
Ngabuburit berasal dari bahasa Jawa yang artinya "mengisi waktu sebelum berbuka puasa".
Ngabuburit merupakan bagian dari budaya Ramadhan yang sangat populer di Indonesia.
Selain sebagai aktivitas mengisi waktu, ngabuburit memiliki nilai sosial yang penting.
Kegiatan ini menjadi momen tepat bagi orang-orang untuk saling berinteraksi dan saling berbagi cerita.
Masyarakat Indonesia memiliki cara yang berbeda-beda dalam menghabiskan waktu ngabuburit.
Beberapa orang memilih untuk bersantai di rumah dan menonton televisi, sementara yang lain memilih untuk berkumpul bersama teman dan keluarga untuk berbincang-bincang atau bermain games.
Ada juga yang memilih untuk berbelanja atau berwisata kuliner di pusat perbelanjaan atau pasar tradisional.
Baca Juga: Harga Tiket Konser BABYMETAL, Bisa Mulai Dipesan 3 April
Selain itu, ada yang melakukan kegiatan religius seperti membaca Al-Quran atau mengikuti kajian agama. (*)
Editor: Rakhmat Margajaya
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Update Gempa NTT: 75 Meninggal, 907 Luka, Gempa Susulan 3.752 Kali
-
Sangkar Emas dan Romansa Toxic: Membedah Era Revolusioner dalam Drama Blazing Elegance
-
Membaca Yuk Gaul! Jadi Orang Keren Tanpa Kehilangan Arah
-
Waspada 'Silent Killer', Begini Cara OMRON Pastikan Akurasi Cek Tensi Mandiri di Rumah
-
Saat Desain Harus Bisa Dirasakan: Filosofi di Balik Galaxy Z Fold8 dan Galaxy Watch
-
4 Inspirasi OOTD Cha Woo Min dengan Gaya Casual Streetwear yang Kekinian!
-
Jakarta Kirim Bantuan Rp5,8 Miliar untuk Korban Gempa NTT, Dikirim Lewat Udara dan Laut
-
Gubernur Khofifah Dorong Penguatan Kerja Sama Jatim-Singapura di Bidang Investasi dan SDM
-
Rudiansyah Jadi 'Superman' Lawan Karhutla, Mengapa Kebakaran Hutan dan Lahan Terus Berulang?
-
4 Rekomendasi Cleansing Balm Lokal Terbaik untuk Makeup Waterproof, Mulai Rp50 Ribuan