SuaraPekanbaru.id- Bergaduh soal Indonesia yang dibatalkan sebagai tuan rumah Piala Dunia U20 2023, karena faktor adanya penolakan terhadap Timnas Isarel yang ikut serta dalam kompetisi sepakbola itu.
Ramainya hal itu harus diingat oleh umat muslim khususnya di Indonesia terkait dengan Palestina dan Israel. Ada sebuah ceramah dari Ustadz Abdul Somad (UAS) yang memberikan pandangan terhadap Israel.
Sepertti yang dikethaui aksi gelombang penolak terhadap Timnas Israel bermunculan, baik dari organisasi Islam, tokoh, hingga dari jajaran pemerintah. Mereka tegas menolak Israel turut hadir dalam kompetisi Piala Dunai U20 2023 kemarin.
DIkatakan kalau keikutsertaan Israel dalam kontes Piala Dunia U20 2023, dinilai menjadi pelanggaran terhadap konstitusi, karena Indonesia tidak memiliki hubungan bilateral dengan Israel.
Bahkan sudah diketahui sejak dulu, kalau Indonesia sangat menentang sikap dari Israel yang melakukan penindasan kepada Palestina. Tapia da juga yang tidak mempermasalahkan dengan hadirnya Israel, di kompetisi itu.
Bergaduh tentang ini, maka ada juga pandangan dari Ustadz Abdul Somad terkait dengan polemic yang kemarin sempat bikin panas.
Jika melihat dari sisi politik dan konstitusi, maka Israel tidaklah punya tempat di Indonesia. Termasuk kalau hal ini juga merujuk kepada padangan dari agama Islam kepada Yahudi Israel.
Dalam sebuah kajian Ustadz Abdul Somad yang diunggah pada tahun 2017 silam, mengatakan jika Palestina adalah urusan bagi semua umat muslim. Ada ikatan batin ketika bangsa zioni itu melakukan penindasan terhadap umat Islam di Palestina.
"Jangan sampai dikatakan 'Palestina bukan urusan kita’. Ini kan masalah politik, Indonesia ya Indonesia, Palestina ya Palestina'," ungkap UAS dalam ceramhanya, yang dikutip dari YouTube, Senin (3/4/2023).
Bukan hanya sikap buruk yang diperlihatkan Yahudi Israel kepada umat muslim dan urusan politik saja, Ustadz Abdul Somad juga menilai sudah sepatutnyasemua umat Islam untuk saling memberikan bantuan, jika ada saudara muslim yang lain sedang mengalami kesusahan atau penindasan.
"Palestina adalah masalah umat Islam, Maha Suci Allah yang sudah memperjalankan hambanya dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa Palestina. Kita yang tertulis dalam kitab suic kita bahwa kita punya ikatan emosional, kenapa kita tidak yakin dengan itu?" kata ustadz kondang asal Kota Pekanbaru itu. (*)
Baca dan cari artikel, berita serta konten lainnya di Google News
Tag
Berita Terkait
-
Amalan Luar Biasa untuk Mendapatkan Malam Lailatul Qadar Diungkap Ustadz Abdul Somad, UAS: Jangan Jalan-Jalan
-
Pandangan Ustadz Abdul Somad Tentang Hukum Ziarah Kubur ke Makam Jelang Idul Fitri 2023: Nabi Muhammad Melarangnya
-
Awas, Jangan Sampai Beli Parcel Lebaran Kadaluarsa, Perhatikan Dua Hal Ini Kata Disperindag Kota Pekanbaru
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Iran Tahan Pembukaan Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Tembus 88 Dolar AS
-
Pesan Menyentuh Audy Item untuk Iko Uwais Usai Keguguran di Usia Kandungan 7 Minggu
-
3 Zodiak yang Beruntung dan Punya Nasib Baik 12 Agustus 2026, Keinginan akan Terwujud
-
Total 3 WNI Jadi Korban Serangan Bom Drone Houthi Yaman di Selat Bab Al Mandeb
-
ABK WNI Tewas Diserang Kelompok Houthi di Selat Bab Al Mandeb
-
WNA China Diduga Dilecehkan Saat Bikin Video di Lovina Bali
-
Bibit Durian Diturunkan di Pelabuhan Makassar Padahal Punya Izin, Ini Respons Badan Karantina
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit