SuaraPekanbaru.id - Apakah ziarah kubur di akhir-akhir puasa Ramadhan (Ramadan-KBBI) diperbolehkan?
Ada yang memiliki pandangan jika ziarah kubur adalah satu tradisi masyarakat Indonesia menjelang momen tertentu.
Lantas, bagaimana pandangan Islam tentang ziarah kubur dari kacamata Ustadz Abdul Somad atau akrab disapa UAS.
Penceramah nasional, UAS dalam satu kajian menjelaskan tentang hukum berziarah kubur bagi umat muslim di akhir bulan Ramadhan atau menjelang Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriyah.
Sebagai informasi jika puasa Ramadan dan lebaran tahun 2023 masuk dalam tahun 1444 Hijriyah.
Dalam satu kajian, UAS menjelaskan bagaimana hikmah yang bisa kita diambil dari berziarah kubur.
UAS secara tegas mengatakan semua yang hidup akan meninggal, Maka ziarah kubur adalah momen setiap diri dari umat Islam mengingat akan kematian.
Pada zaman dulu, UAS mengatakan jika ziarah kubur dilarang pada zaman Nabi Muhammad SAW.
Akan tetapi saat ini ziarah kuburu seakan sudah menjadi "wajib", hingga hampir dilakukan umat Islam menjelang Idul Fitri.
Baca Juga: Perhatikan Kesehatan! Jangan Sampai Pedagang di Pasar Ramadhan Kena Sidak Pj Wali Kota Pekanbaru
Kebanyakan dari mereka adalah berziarah kubur ke makam orangtua, sanak saudara, dan orang yang dicintai.
Nah, kebiasaan ziarah kubur ini seakan menjadi tradisi menjelang datangnya Hari Raya Idul Fitri.
UAS lantas menjelaskan jika hukum berziarah sebelum Ramadhan atau sebelum Hari Raya Idul Fitri, hukumnya mubah.
Dikatakan UAS, yang menjadi tidak boleh adalah mengkeramatkan hari-hari tertentu untuk berziarah.
Atau kata UAS, melakukan satu hal tanpa dilandasi pada satu dalil yang kuat.
"Yang tidak boleh (ziarah kubur) itu mengkhususkan di hari tertentu tanpa dalil dengan menyebutkan keutamaan," ucap Ustadz Abdul Somad seperti dikutip Suara Pekanbaru dari kanal youtube FANS USTADZ.
Tag
Berita Terkait
-
Hukum Puasa Ramadan, Lupa Mandi Besar atau Junub Usai Berhubungan Suami Istri, Begini Kata Ustadz Abdul Somad
-
Praktik Jual Beli Beras Zakat Fitrah Dalam Masjid Boleh? Hey Para Amil Ada Imbauan dari Ustadz Abdul Somad
-
Ustadz Abdul Somad Bagaimana Cara Membayar Puasa Ramadan yang Telah Lewat Bertahun-tahun, Begini Katanya
-
Bukan Zina atau Minum Khamar, Ustadz Abdul Somad: Ada Satu Dosa Azabnya Diterima di Dunia dan Akhirat Kelak
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Gugat Aturan Gelar Pahlawan Nasional ke MK, Trah Sultan HB II Bongkar Dugaan Penjegalan
-
Warga Sleman Mengeluh Mati Listrik Tiap Hari, PLN Buka Suara dan Beberkan Penyebabnya
-
Sambut HJB ke-544, Jurnalis Se-Bogor Raya Siap Adu Taktik di Lapangan Hijau Sentul
-
Bawa Pesan Khusus dari Prabowo untuk Jokowi? Ini Fakta Pertemuan Didit Hediprasetyo di Solo
-
Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur Saat Menimba Air
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat
-
Tolak Militerisasi Sipil hingga Kenaikan BBM, Mahasiswa Kepung DPRD Jatim Kritik Kebijakan Prabowo
-
Migrasi Pertamax ke Pertalite Mulai Terjadi di Jogja, Pasokan BBM Subsidi Ditambah 18 Persen
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional