SuaraPekanbaru.id – Alasan Ustaz Abdul Somad sebut bulan puasa Ramadan waktu tepat bersih-bersih dari nafsu syahwat.
Beragam media sosial dinilai semakin terbuka untuk diakses oleh semua kalangan. Banyak pihak yang menjadikan media sosial sebagai media untuk pamer aurat demi mendapat keuntungan.
Nah, derasnya konten-konten sensual yang cederung mengundang hasrat liar lahir, maka Ustaz Abdul Somad mengajak momentum puasa Ramadan tahun ini untuk bersih-bersih diri, pikiran, dan mata.
Hal itu penting lantaran diakui atau tidak, selama ini tak sedikit mata dan pikirannya sudah candu dengan tayangan-tanyan sensual mengundang birahi dari media sosial.
Dengan kondisi tersebut, dikatakan UAS, selama Bulan Suci Ramadhan perlu dilakukan penataan hati dan iman.
Tegas Abdul Somad jika puasa di Bulan Ramadan diharapkan dapat mengubah setiap insan menjadi lebih baik dan lebih dekat dengan Sang Khalik.
“Bulan itu yang nanti jadi pendidik. Generasi muda, milenial, lawan semua nafsu dan hasrat. Darah yang sedang menggelora harus kalian alihkan untuk sesuatu yang bermanfaat bagi dunia dan akhirat,” tegas
Tag
Berita Terkait
-
Belum Sanggup Ikrar Nikah? Begini Cara Kendalikan Syahwat ala Ustaz Somad
-
Ustadz Adi Hidayat Beri Pesan Menohok untuk yang Puasa Ramadhan tapi Melupakan Shalat Wajib
-
Jadwal Buka Puasa Pekanbaru Hari Ini, 3 April 2023, Ustadz Abdul Somad Peringatkan Jangan sampai Maksiat pada Allah
-
Terang-terangan Ustadz Abdul Somad Larang Istri Layani Permintaan Hubungan Intim Suami di Waktu Ini, UAS: Tidak akan Dosa
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan