SUARA PEKANBARU- Ustadz Adi Hidayat mengatakan ada waktu ketika iblis akan berhenti menggoda manusia.
Di dalam sebuah ceramahnya, Ustadz Adi Hidayat mengatakan waktu ketika iblis berhenti menggoda kepada manusia jika dalam kondisi seperti berikut.
Seperti yang diketahui, kalau iblis dan setan merupakan musuh bagi manusia karena mereka tidak akan berhenti untuk merayu, menggoda dan membujuk supaya lupa dan ikut dengan jalan mereka.
Iblis dan setan mencari cara agar manusia bisa masuk ke dalam neraka. Tipu daya iblis dan setan untuk memperdaya seorang manusia, dilakukan sejak dulu.
Tapi ada satu waktu ketika iblis dan setan berhenti menggoda manusia.
Ustadz Adi Hidayat mengatakan setelah kiamat maka iblis baru berhenti menggoda manusia.
Menurut pria yang akrab disapa UAH ini, jika kiamat dibagi ke dalam dua ada kiamat shughra dan kiamat kubro.
"Kiamat shughra adalah kematian setiap individu manusia,” jelas Ustadz Adi Hidayat.
Jika manusia sudah meninggal, maka iblis akan berhenti untuk melakukan godaan-godaannya.
Baca Juga: Segera Taubat! Ini Kata Ustadz Adi Hidayat bagi Orang yang Tergelincir ke dalam Dosa Zina
"Demi Allah saya katakan, kurang kerjaan jika iblis menggoda orang yang sudah meninggal,” ungkap Ustadz Adi Hidayat.
Ustadz Adi Hidayat berpesan kepada umat muslim yang masih bernafas. Mengusir bisikan iblis bisa dengan cara berdzikir.
“Adzan termasuk bagian dari dzikir,” terangnya.
Maka memang benar ketika adzan berkumandang setan dan iblis akan berlarian. Mereka akan berhenti menggoda dan pergi.
Namun begitu adzan selesai berkumandang maka akan kembali dan menggoda manusia lagi.
“Segara sadar dan berdzikir supaya dihindarkan dari godaan setan dan iblis," ungkap UAH. (*)
Tag
Berita Terkait
-
Santet, Sihir, dan Tipu Daya Manusia Jahat Tak Bisa Ditangkal? Ustaz Adi Hidayat sampai Beri Penjelasan Begini
-
Saat Malam Penuh Sesak oleh Para Malaikat, Ustadz Adi Hidayat Ungkap Ciri Malam Lailatul Qadar, Pohon Pun Tenang
-
Rahasi 2 Amalan Sebelum Tidur Kata Ustadz Adi Hidayat, Ganjaran Surga! Nabi Sampai Bilang Tiga Hari Berturut-turut
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan
-
Generasi Muda Makin Ramai Masuk Bisnis Waralaba, Mengapa Sektor F&B hingga Ritel Jadi Favorit?
-
Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa
-
Lolos dari Lubang Jarum, Ekuador Tebas Jerman dan Melaju ke Babak 32 Besar
-
LPS Pastikan Keamanan Tabungan, Ratusan Juta Rekening Dijamin hingga Rp2 Miliar
-
Zulhas Respons Keluhan Mitra MBG, Janji Libatkan dalam Perumusan Kebijakan
-
Makan Siang Terakhir di Coban Gede: Keriangan 9 Pelajar SMKN 1 Gempol Berujung Tragedi
-
Cinta untuk Perempuan yang Tidak Sempurna: Teman Teduh Memeluk Kerapuhan
-
Kurs Rupiah Hari Ini: Dolar AS Tembus Rp17.995, Pasar Waspadai Kebijakan The Fed
-
DSI Diminta Jadi Operator Bisnis, Bukan Regulator Baru