/
Rabu, 19 April 2023 | 06:51 WIB
Ilustrasi saat seseorang sedang qunut dalam sholat. Ustad Adi Hidayat menceritakan sejarah kelam yang mengawali nabi Muhammad melakukan doa qunut dalam sholat. (suara.com/Freepik)

SUARA PEKANBARU - Jawaban tegas Ustad Adi Hidayat soal salat subuh pakai Qunut: Nabi Muhammad marah sampai minta turun laknat Allah.

Sebagian besar Umat Islam di Indonesia mungkin masih bertanya-tanya tentang Qunut yang sering dilakukan pada setiap sholat subuh.

Dari gerakan qunut itu ternyata dalam pandangan sejarah ada kejadian luar biasa yang sangat menyesakkan hati orang Islam di zaman Nabi Muhammad.

Dalam kacamata sejarah, qunut adalah reaksi Nabi Muhammad atas pembantaian orang-orang terbaiknya.

Bahkan dampak dari pembantaian tersebut, Nabi Muhammad murka sampai meminta turun laknat Allah.

Bahkan kemarahan Nabi Muhammad ini sampai menyebut nama tokoh yang menjadi dalang dari pembantaian 70 sahabat nabi.

Atas dasar itu, sebagian besar umat Islam selalu menggelar qunut pada setiap rakaat terakhir pada sholat subuh.

Namun, Ustadz Adi Hidayat mengatakan jika tidak bisa dipungkiri jika saat ini pelaksanaan qunut masih diperdebatkan.

UAH sapaannya, mengatakan jika awal terjadi qunut adalah adanya sekelompok orang menghadap kepada Rasulullah SAW. 

Baca Juga: Jokowi Tugaskan Bulog Salurkan Bantuan Pangan 2023

Sekelompok orang tersebut mengaku diri jika semua warga di desanya telah masuk Islam.

Mereka lantas meminta Nabi Muhammad mengutus sahabat agar datang ke desa mereka untuk mengajarkan agama.

Nabi Muhammad lantas menerima apa yang menjadi permintaan mereka dengan mengutus 70 sahabat terbaik.

Sebanyak 70 sahabat hafizh Qur'an menyatakan siap untuk mengajari mereka di desanya. 

Akan tetapi, saat ke-70 orang tersebut melakukan perjalanan ketika sampai di Bir Ma’unah, mereka malah dibantai.

Kabar pembantaian para sahabat itu akhirnya diketahui Nabi Muhammad. Di luar dugaan Nabi Muhammad mendoakan orang-orang yang membantai mendapat balasan setimpal.

Load More