SUARA PEKANBARU - Berburu kepala musuh negara, terungkap kisah Prabowo Subianto pernah minta rekrut prajurit Dayak.
"Perintahnya sangat jelas. Bawakan saya orang-orang terbaik dari Suku Dayak untuk ikut berperang ke Timor Timur."
Teddy Sutadi Kardin tidak akan pernah melupakan peristiwa yang terjadi pada tahun 1988. Kisah itu begitu membekas dalam ingatannya. Pengalamannya begitu mengerikan. Hingga ia tak mau melakukannya lagi.
"Dibayar ratusan juta rupiah juga, saya tidak mau," ujar pria kelahiran Bandung 11 Maret 1951 itu.
Kala itu, Teddy mendapat perintah dari Prabowo Subianto yang saat itu menjabat sebagai Mayor Infanteri komandan Batalyon Infanteri 328 Kostrad atau komando cadangan strategis angkatan darat.
"Perintahnya sangat jelas. Bawakan saya orang-orang terbaik dari Suku Dayak untuk ikut berperang ke Timor Timur," katanya.
Sebelum perintah Prabowo datang, Teddy diminta hanya mengajar kemampuan navigasi alam untuk para prajurit di Batalyon 328.
"Hanya banyak peta dan kompas saja, sederhana," ujar Teddy.
Semua ia ajarkan secara gratis tanpa bayaran. Pada saat diminta untuk mengajar pasukan elit tersebut sebenarnya tidak terlalu antusias karena ia sudah terlanjur menandatangani kontrak dengan perusahaan minyak asing.
Prabowo lalu mendesak Deddy untuk membantunya sambil berkata jika batu asing mau, bantu bangsa sendiri tidak mau.
"Masa bantu bule mau, bantu negara sendiri tidak mau. Berapa Anda dibayar mereka? Saya bayar dengan harga yang sama," kata Prabowo saat itu.
Teddy sebenarnya agak tersinggung dengan perkataan Prabowo. Teddy bergumam dalam hati dan berpikir gaji seorang tentara pasti tidak mampu membayar dia yang sudah mendapat 3000 US Dollar per bulan.
Namun Tedi tidak mau mempersalahkan hal tersebut. Ia telah berhitung. Tabungannya memiliki saldo ratusan ribu Dollar Amerika Serikat.
Lalu ia juga telah memiliki rumah dan mobil, deposito Rp100 juta dengan bunga 1,2% per bulan cukup untuk membiayai kebutuhan keluarganya. "
"Gini deh Mas, 2 bulan lagi kontrak saya habis. Saya bantu Anda setahun gratis," katanya.
Tag
Berita Terkait
-
4 Manfaat Pijit 'Lato-Lato' untuk Gadis Perawan dan Ibu Menyusui, Remas Pakai Cara Ini, Tampilan Bisa Lebih Indah
-
5 Negara Tak Percaya Tuhan, Alasannya Pilih Seks Bebas, Narkoba, hingga Suntik Mati
-
5 Pria Gagah dan Tajir Pernah 'Mencicipi' Sentuhan Tubuh Luna Maya, Musisi Sudah, Pengusaha Apalagi
-
7 Aksi Maling Bikin Emosi, Dihantam Balok, Pelaku Sangat Nekat Beraksi di Siang Hari dan Berakhir seperti Ini
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
5 HP Mid-Range dengan Kamera Telephoto Terbaik, Cocok untuk Konser
-
Nama Baiknya Terlanjur Rusak, Erin eks Andre Taulany Ancam ART dan Dalang Kasus dengan Denda Rp4 M
-
6 Cara Mengamankan Akun Instagram agar Tidak Diretas seperti Ahmad Dhani
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?