Beruntung ada satu murid yang melakukan panggilan pada stasiun pemadam kebakaran setempat untuk meminta pertolongan.
Setelah itu beberapa helikopter penyelamat bergegas mendatangi lokasi untuk melakukan penyelamatan.
Bukan hanya itu puluhan tentara dan ratusan penyelam juga dikerahkan untuk mencari penumpang dan awak kapal yang menjadi korban.
Tidak hanya itu, proses penyelamatan ini juga mendapat bantuan dari kapal perang Amerika Serikat USS Bone Home Richard yang sedang berpatroli di kawasan tersebut.
Dari hasil penyelamatan sebanyak 304 penumpang dan awal kapal ditemukan dalam keadaan sudah tidak bernyawa.
Hanya 172 orang yang berhasil diselamatkan. Saat Kapal Sewol mengalami kecelakaan dan mengakibatkan kapal karam.
Terdapat hal menarik yang ditemukan dalam proses penyelamatannya. Kapal yang tenggelam dengan posisi miring ini menyebabkan kabin-kabin di dalam kapal terbalik.
Sehingga para penyelam harus menyusuri lorong-lorong sempit untuk mencari korban.
Dalam pencarian tersebut penyelam menemukan sekitar 48 jasad yang berdesakan di salah satu ruang sempit dengan memakai jaket penyelam.
Kapten angkatan laut yang saat itu ikut menyelamatkan Kapal Sewol menjelaskan bahwa temuan tersebut diduga banyak penumpang yang terjebak saat kapal miring dan mulai tenggelam.
Meskipun telah ditemukan lokasi korban, namun para penyelam mengalami kesulitan dalam mengevakuasi jasad yang ditemukan tersebut.
Kondisi kapal yang terbalik dan segala sesuatu yang mengambang menjadi kendala berat bagi para penyelam untuk melakukan penyelamatan.
Peristiwa yang melibatkan tenggelamnya Kapal Sewol ini dinilai sebagai tragedi terbesar di dunia pelayaran Korea Selatan.
Hal inilah yang mendorong dilakukannya penyelidikan untuk mengungkap penyebab peristiwa nahas tersebut.
Dalam penyelidikan aparat menahan Kapten dan awak kapal yang diduga lalai dalam mengoperasikan Kapal Sewol.
Tag
Berita Terkait
-
Pompong Dilumat Gelombang, Lima Orang Pencari Pucuk Nipah Tenggelam, Tim SAR Ungkap Duka Mendalam
-
Belasan Nyawa Pemudik Melayang di Perairan Indragiri Hilir, Kesaksian Penumpang yang Pernah Naik Kapal Evelyn: Ngeri Bang
-
23 Nama Penumpang SB Evelyn Calisca yang Selamat dari Kecelakaan Kapal
-
Krolonologis Tenggelamnya kapal SB Evelyn Calisca di Riau: Jumlah Penumpang Simpang Siur
-
Update Jumlah Penumpang yang Selamat dari Kecelakaan Kapal SB Evelyn Calisca Tujuan Tanjungpinang
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
Terkini
-
ASN dan Pegawai Swasta WFA Lebaran Sampai Kapan? Ini Jadwal Resminya
-
Hilang di Era STY, Elkan Baggott Semringah Tandai Comeback ke Timnas Indonesia di Era John Herdman
-
Kecelakaan Maut di Depan Wisma DPR Puncak Bogor, Pemotor Fino Tewas di Tempat
-
Polri Pegang Bukti, TNI Tahan Tersangka, Kemenham Endus Anomali Hukum Kasus Andrie Yunus
-
Honor 600 Versi Global Muncul di Geekbench, Andalkan Snapdragon 7 Gen 4
-
Nonton Tunggu Aku Sukses Nanti: Relatable Sih, tapi Kok Kayak Takut Terlalu Jujur
-
Berapa Skor Minimal Agar Lolos UTBK 2026? Ini Acuannya
-
PKL Suryakencana Kini Resmi Pindah ke Pasar Jambu Dua
-
Hijab Takut Berantakan Saat Naik Motor? Ini 3 Helm yang Cocok Dipakai
-
Maskapai-maskapai Penerbangan Indonesia Minta Harga Tiket Pesawat Naik Gara-gara Perang di Teluk