SUARA PEKANBARU - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Pekanbaru menerima 714 pengaduan masyarakat perihal hak pilih.
Pengaduan tersebut, didapat dari sejumlah posko yang dibuka Bawaslu, pasca tahapan pencocokan, dan penelitian data pemilih untuk Pemilu 2024 beberapa waktu lalu.
Posko yang diberi tajuk kawal hak pilih ini disebar di seluruh kecamatan yang ada di Pekanbaru.
"Hasilnya, masih ada beberapa persoalan yang terjadi di lapangan. Jajaran pengawas Pemilu itu menerima sebanyak 715 aduan dari 50 posko yang didirikan," kata Anggota Bawaslu Kota Pekanbaru, Rizqi Abadi.
Rizqi Abadi mengatakan, posko kawal hak pilih ini akan terus berlangsung sampai 14 Februari 2024 mendatang.
Posko kawal hak pilih, kata Rizqi, yang didirikan di beberapa tempat ini menjadi solusi bagi masyarakat mengadukan perihal persoalan menyangkut hal pilih masyarakat.
"Kita menyebar 50 posko di Pekanbaru, mulai dari pasar, sekolah, dan tempat umum lainnya," kata Rizqi.
Menurutnya, 714 aduan yang masuk itu bervariasi. Mulai dari belum terdaftar sebagai pemilih hingga persoalan lain yang tentunya berkaitan dengan hak pilih masyarakat.
"Kami masih terus membuka posko kawal hak pilih ini, untuk memudahkan masyarakat melaporkan perihal daftar pemilih," katanya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Motif Masih Didalami
-
Pelaku Teror Air Keras Andrie Yunus Ternyata Anggota BAIS, TNI: Sudah Diamankan di Puspom
Terkini
-
Cinta Suci Nadia: Saat Kesalehan Diuji oleh Masa Lalu yang Kelam
-
Kompak Berbagi Waktu, Ben Kasyafani dan Marshanda Atur Jadwal Lebaran Sienna
-
Waspada Penipuan! KPK Bantah Ada WA kepada Pimpinan Badan Usaha dari Deputi Korsup
-
Singgung Nuklir, Iran: Selat Hormuz Ditutup Total Bagi AS dan Israel!
-
Roller Coaster di Tengah Laut: Taman Bermain di Atas Kapal Pesiar Disney Adventure
-
4 Cara Menggunakan 2 Akun WhatsApp di Satu HP, Praktis dan Anti-Ribet!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Kronologi Penemuan Granat Nanas di Lemari Warga Jember, Berawal dari Kiriman Orang Tua
-
Rekomendasi Topik Obrolan Seru Buat Kumpul Keluarga Agar Tidak Kaku Saat Lebaran 2026
-
Pemerintah Kaji Rencana Perluasan Rusun Subsidi Jadi 45 Meter Persegi