SUARA PEKANBARU – Inara Rusli selalu mendapatkan pujian yang baik dari orang-orang sekitar, karena dirinya disakiti oleh Virgoun.
Namun akhir-akhir ini justru Inara Rusli yang sering mendapatkan pujian, malah sering mendapatkan hujatan terkait massa Iddah yang harus ia jalani.
Pada saat massa Iddahnya justru wanita yang harusnya berdiam diri di rumah dan tidak berhias, namun berbeda dengan Inara yang justru malah berhias.
Hal tersebut membuat para warganet menghujat Inara Rusli, namun hujatan tersebut tidak membuat Inara untuk berhenti begitu saja.
Umi Pipik juga berpendapat mengenai massa Iddah dan juga cadar yang dilepas oleh Inara Rusli.
"Saya juga gamau dibanding-bandingkan, semua orang punya hak masing-masing, keputusan masing-masing," kata Umi Pipik dilansir dari YouTube Starpro Indonesia (16/6/2023).
"Saya gapernah mau menilai orang, karena kita tidak tau keadaan mereka. Banyak beberapa ulama yang mengatakan, ada yang hukumnya memakai cadar Sunnah, dan juga wajib, saya sendiri memakai hukum yang wajib," jelas Umi Pipik.
Disisi lain, Inara Rusli juga mengomentari soal dirinya yang dihujat terkait dengan massa Iddah yang dia jalankan.
Dirinya mengatakan apabila Inara Rusli diam saja, maka dia khawatir tidak bisa membiayai kebutuhan anak-anaknya.
Baca Juga: Ini Rincian Harta 'Raja Sinetron' Primus Yustisio: Tembus Rp 73 Miliar di LHKPN
"Sekarang kalo misalnya kita, tidak bergerak, tidak bekerja, ga kesana sini, kita cuma ngandelin jatah dari yang bukan suami, ya mau gimana," jelas Ibu dari 3 anak tersebut.
"Sedangkan anak kita kan jalan terus kan biaya sekolah nya, gabisa kasbon, makan juga nutrisinya juga penting kan, belum juga karyawan harus digaji," sambung Inara Rusli.
Dengan alasan dirinya melepas cadar untuk menghidupi ketiga anaknya, ia mendapatkan banjir hujatan atas perlakuan dirinya yang belum menyelesaikan massa Iddah.
"Ya terus gimana dong, apakah aku harus menangis dipojokan, engga kan? ya enjoy aja Karna aku merasa ga merugikan siapapun,"ucap Inara Rusli.(*)
Berita Terkait
-
Febby Carol Ledek Inara Rusli: Sudah Menginjak-Injak Harga Diri Virgoun, Terlalu Keras Jadi Istri
-
Nyinyir Uang Bulanan Rp2,7 Juta dari Inara Rusli untuk Mertua, Kakak Virgoun Diulti: Situ Ngasih Berapa?
-
Siapa yang Potong? Jatah Bulanan Ibu Virgoun Ternyata Harusnya Rp3 Juta tapi Inara Rusli Cuma Kasih Rp2,7 Juta
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Redmi Watch 6 Meluncur di Pasar Global: Harga Sejutaan, Baterai Tahan Lama
-
Semudah Merawat Avanza, Toyota Etios Valco sama Daihatsu Sirion Mending Mana?
-
5 Fakta Senggol Berujung Maut di Cengkareng, Pegawai Toko Roti Tewas Dibacok
-
Link Live Streaming Arsenal vs Atletico Madrid: Rebut Tiket Final, The Gunners!
-
7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
-
Izin Makan Jadi Celah, Bagaimana Anggota TNI AD Kabur Saat Diperiksa Kasus Kekerasan Seksual Anak?
-
18.000 Liter Minyakita Oplosan Disita di Bengkulu, Pakai Minyak Curah dan Kemasan Diubah
-
Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto
-
Bukan Oplosan, Ini Modus 'Halus' Penjualan BBM Subsidi di Kalbar yang Terungkap
-
Pelarian Berakhir! Kaur Keuangan Desa Petir Ditangkap Usai 7 Bulan Sembunyi Akibat Korupsi Rp1 M