SUARA PEKANBARU - Masalah adanya grup WhatsApp siswa SD melakukan LGBT di Kota Pekanbaru masih jadi perhatian serius bagi orang tua murid dan pemerintah.
Walaupun sebelumnya grup WhatsApp untuk Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) dikonfirmasi hoaks oleh Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Pekanbaru, Abdul Jamal.
Namun Abdul Jamal tampaknya akan terus mencegah agar kejadian tersebut tidak pernah terjadi di Provinsi Riau, terutama di Kota Pekanbaru.
Dilansir Suara Pekanbaru dari kanal resmi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau, Kamis (22/6/2023) menyampaikan perhatian khusus dari Kadisdik Pekanbaru.
Pasalnya masa libur sekolah akan tiba setelah menyelesaikan kegiatan belajar di sekolah dan rencananya pembagian rapot dilakukan pada Sabtu (24/6/2023).
Diketahui, jadwal libur sekolah disampaikan Abdul Jamal untuk tingkat taman kanak-kanak (TK) sampai Sekolah Menengah Pertama (SMP) dari Senin (26/6/2023)-Senin (10/7/2023).
"Karena tahun ajaran baru itu dimulai 10 Juli (2023). Jadi ada sekitaran 2 minggu (libur sekolah)," ungkap Abdul Jamal.
Tujuannya untuk tidak menghambat proses penerimaan siswa baru dan meluangkan untuk menghilangkan pikiran yang penat bagi para siswa.
"Anak-anak kita liburkan karena sekolah juga akan melakukan penerimaan peserta didik baru," ujarnya.
Baca Juga: Viral Wanita Tak Mau Turun dari Motor saat Hendak Isi BBM, Endingnya Bikin Malu
Ketika liburan nanti, Abdul Jamal berharap orang tua para murid tetap mengawasi anaknya dengan benar. Sebab, permasalahan di Kota Pekanbaru jadi bahan perbincangan publik.
Termasuk adanya kecenderungan untuk mengonsumsi minuman keras dan narkoba yang tidak diharuskan dan dihindarkan oleh siswa. Apalagi maraknya kejahatan saat ini jadi perhatian serius.
"Karena memang sekarang ini tingkat persoalan gangguan di Pekanbaru ini yang pertama itu kita lihat, ada begal," jelasnya.
"Kemudian narkoba, minum-minuman keras baru setahap itu. Makanya kita wanti-wanti terhadap orang tuanya supaya mengawasi anaknya selama dua minggu nanti," sambungnya.
Jamal menutupkan, semasa libur sekolah selama dua minggu pihak sekolah sebaiknya jangan memberikan tugas demi tidak mengganggu liburan mereka.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
Terkini
-
Viral Konten Tak Pantas Guru SD, Ajak ke KUA hingga Suapi Murid Sendiri
-
Hadiah dari Menantu Pengangguran
-
Tolak Wacana Polri di Bawah Kementerian, Pablo Benua: Rawan Politisasi Anggaran
-
Pemain Keturunan Maluku Cedera Parah, Sinyal Batal Dilirik John Herdman untuk Timnas Indonesia?
-
Emiten Komponen Otomotif RI Bidik Pasar Ekspor Timur Tengah
-
5 Fakta Suami Kades di Pasuruan Jadi Otak Pembobolan Kantor Desa, Residivis Narkoba!
-
Kunci Jawaban Pendidikan Pancasila Kelas IX Uji Kompetensi Halaman 175
-
Alasan Stok BBM Shell Masih Kosong: ESDM Belum Terbitkan Rekomendasi Impor
-
Gempa Rusak 15 Rumah di Pacitan, BPBD Masih Kumpulkan Data!
-
5 Drama Korea Genre Misteri Tayang Februari 2026, Ada Bloody Flower