SUARA PEKANBARU - Ekspresi dan gelagat Rendy Kjaernett saat menggelar konferensi pers disorot oleh pakar ekspresi, Kirdi Putra.
Konferensi pers yang digelar sebagai ungkapan permintaan maaf tersebut dibaca Kirdi Putra dari raut wajah Rendy Kjaernett.
Dilansir dari unggahan Youtube Kabar Populer pada Senin (3/7/2023) Kirdi Putra melihat adanya kejanggalan dari Rendy.
Ia membaca bahwa ucapan maaf yang dilontarkan Rendy di depan publik tidaklah tulus.
"Kita bisa sebut sebagai permintaan maaf yang benar-benar tulus, kalau permintaan maaf mengandung tiga bagian," ungkap Kirdi Putra.
"Satu, harusnya menjelaskan siapa yang minta maaf. Kedua, minta maaf kepada siapa secara spesifik. Nah disini Rendy gagal," tambahnya.
"Harusnya Rendy minta maaf kepada istrinya, Lady misalnya. Tapi enggak, ia buka luas, kepada masyarakat, kepada keluarga saya, kan nggak spesifik. Nggak jelas kepada siapa," paparnya lagi.
"Nah yang lebih nggak jelas lagi, yang ketiga untuk siapa. Apakah ini permintaan maaf yang tulus? Jawabannya tidak," jelas Kirdi Putra kembali.
Selain itu pakar ekspresi, Kirdi Putra juga tidak melihat adanya penyesalan di raut wajah Rendy saat itu.
Baca Juga: Pentingnya Promosi dan Publikasi Digital Desa Wisata Sebagai Daya Tarik Baru Yogyakarta
Dari beberapa yang diperolehnya, ia menyimpulkan bahwa konferensi tersebut hanya bertujuan untuk memperbaiki nama baiknya semata.
"Ini senyum ditahan. Artinya apa, itu gabungan dari ekspresi takut dan sedih. Dan ekspresi takut tersebut sama sekali tidak muncul di Rendy. Ini tidak ada penyesalan," pungkas Kirdi.
Kirdi menjelaskan bahwa yang dilakukan Rendy tersebut merupakan cara untuk menjaga nama baiknya. Bukan klarifikasi atau permintaan maaf yang sebenar-benarnya.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim