SUARA PEKANBARU - Tenaga honorer dikabarkan akan dihapus pada November 2023 mendatang. Sebagai gantinya, pemerintah mengadakan posisi PNS part time.
Pemerintah dikabarkan akan menghadirkan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu atau part time, sebagai pengganti tenaga honorer.
Rencana ini termuat dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perubahan Atas UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN.
Kehadiran PPPK part time ini, bertujuan untuk menghindari Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) mengingat akan dihapusnya tenaga honorer pada November 2023.
Berdasarkan data Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB), sedikitnya terdapat 2,3 juta tenaga kerja honerer di Indonesia.
Jumlah tersebut dipastikan tidak ada yang di-PHK, selainkan dialihkan menjadi PNS, P3K full time, dan P3K part time.
Diperkirakan gaji yang diperoleh P3K part time lebih kecil dibandingkan dengan saat menjadi tenaga honorer.
Gaji tersebut, yakni sekitar 2,07-5,61 juta rupiah atau disesuai dengan tugas, bidang, dan wewenang yang diembankan kepada pihak yang bersangkutan.
PPPK part time ini memiliki kelebihan, yakni berstatus sebagai ASN, atau posisi tersebut jelas lebih tinggi dari sebelumnya, tenaga honorer.
Baca Juga: Heboh 337 Juta Data Warga Indonesia di Dukcapil Bocor, Berdampak Kerugian pada Masyarakat
Posisi ini juga memberikan ruang dan kreasi untuk bisa melakukan aktivitas atau pekerjaan lain di luar statusnya.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
Terkini
-
Rencana Pendidikan Solo 2026, Respati Fokus Kesejahteraan Guru dan Kualitas Pembelajaran
-
Dukung 'Gentengisasi' Prabowo, Legislator Demokrat: Program Sangat Menyentuh Masyarakat
-
Auto2000 Kantongi Ribuan Unit Pemesanan Veloz Hybrid Meski Belum Ada Harga Resmi
-
5 Tanda Kampas Kopling Mobil Habis, Jangan Paksa Jalan Tanjakan
-
Pemulihan Pascabencana Sumatera Berlanjut: Pengungsi Terus Berkurang, Aktivitas Ekonomi Mulai Pulih
-
Nyawa Seharga Buku: Tragedi Siswa SD di NTT, Sesuram Itukah Pendidikan Indonesia?
-
Inara Rusli dan Insanul Fahmi Tak Semesra Awal-Awal Nikah, Pasrah Bila Diceraikan
-
5 Fakta Bocah 7 Tahun Tewas Hanyut di Selokan Driyorejo Gresik
-
Sinyal Kehadiran Denza B5 di Indonesia Semakin Dekat, Debut di IIMS 2026 ?
-
5 Rekomendasi CCTV Rp200 Ribuan, Praktis Bisa Pantau Lewat HP Kapanpun