- Anggota Komisi VI DPR RI, Herman Khaeron, menyatakan dukungan penuh Fraksi Demokrat atas program "gentengisasi" Presiden Prabowo Subianto.
- Program gentengisasi dianggap strategis karena langsung menyentuh kebutuhan masyarakat serta menggerakkan ekonomi kerakyatan dan UMKM.
- Demokrat akan mengawal implementasi program tersebut, menunggu penjabaran teknis dan penentuan kementerian yang menjadi sektor utama.
Suara.com - Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Herman Khaeron, menyatakan dukungan penuh terhadap program "gentengisasi" yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.
Program gentengisasi tersebut dinilai sebagai langkah strategis yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat sekaligus menggerakkan ekonomi kerakyatan.
Herman menegaskan, bahwa sebagai partai pendukung pemerintah, Demokrat melihat visi Presiden Prabowo dalam program ini memiliki orientasi kuat pada peningkatan kesejahteraan di tingkat akar rumput.
"Iya, tentu presiden memiliki pertimbangan-pertimbangan yang matang dan tentu ini program yang sangat menyentuh di masyarakat. Oleh karenanya, presiden pasti akan mengutamakan kepentingan rakyat. Bagi kami sebagai pendukung presiden Prabowo Subianto, sebagai pendukung pemerintah saat ini, tentu sangat mendukung program-program yang ini menyentuh masyarakat secara langsung, apalagi meningkatkan perekonomian rakyat," ujar Herman di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (4/2/2026).
Menurutnya, publik sebaiknya tidak hanya melihat program ini dari sisi fisik semata, melainkan dari dampak berantainya terhadap sektor industri kecil dan menengah (UMKM).
Gentengnisasi diyakini akan menghidupkan kembali sentra-sentra produksi genteng rakyat yang selama ini mungkin terabaikan.
"Kita jangan melihat gentingisasinya gitu, tapi melihat bagaimana ini sebuah rangkaian ekonomi kecil yang bisa tumbuh dan berkembang dan ini bisa meningkatkan sektor-sektor yang tentu selama ini tidak terpikirkan oleh kita semua, dan saya kira ini bagus lah untuk ke depan, dan kami mendukung," ujarnya.
Terkait mekanisme penganggaran, Herman menyebut bahwa hal tersebut masuk ke dalam diskresi Presiden untuk mendorong program strategis.
Kendati begitu, ia menekankan bahwa akuntabilitas tetap menjadi poin utama. Herman meminta publik untuk bersabar menunggu penjabaran lebih mendalam mengenai teknis dan kementerian mana yang akan menjadi leading sector.
Baca Juga: Jokowi Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode, Herman: Demokrat Masih Fokus Sukseskan Program Presiden
"Kan belum tahu ya penjelasan secara umumnya. Misalkan ya, misalkan program koperasi desa merah putih. Kebetulan kan pembahasan dan pendalamannya di komisi saya, di komisi VI. Sehingga saya tahu apa urgensinya... Nah kita tunggu saja sampai nanti betul-betul leading sektornya ada di mana dan kemudian pasti ini akan melalui sebuah pembahasan dan tentu pendalamannya ya akan dipublish karena bagaimanapun saya kira akuntabilitas keuangan negara pasti memang harus ada sistem perencanaan negara dan pengawasan di dalam implementasinya," tuturnya.
Lebih lanjut, ia memastikan bahwa Demokrat akan terus mengawal implementasi program ini agar tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi hunian serta ekonomi masyarakat.
"Jadi kita tunggu saja sampai nanti memang ada penjabaran lebih lanjut terkait dengan program ini," katanya.
Berita Terkait
-
Jokowi Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode, Herman: Demokrat Masih Fokus Sukseskan Program Presiden
-
Pramono Anung 'Gaspol' Perintah Gentengisasi Prabowo, Hunian Baru di Jakarta Tak Boleh Pakai Seng
-
Ada Proyek Gentengisasi Prabowo, Purbaya Pikir-pikir Pangkas Anggaran MBG
-
Prabowo Luncurkan Proyek 'Gentengisasi', Biaya Ditanggung APBN
-
Prabowo Gagas Program 'Gentengisasi': Atap Indonesia Pakai Genteng, KMP Merah Putih Jadi Motornya
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek